SUMATERA BARAT — Spanyol menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Lamine Yamal hampir membuka keunggulan pada menit kelima, namun sepakannya masih bisa diblok Lisandro Martinez. Bola liar kemudian diamankan kiper Emiliano Martinez.
Argentina mencoba merespons melalui Lionel Messi. Namun kiper Unai Simon sigap keluar dari sarangnya untuk membuang bola sebelum dikuasai penuh oleh sang megabintang.
Argentina Kehilangan Dua Pemain karena Cedera
Petaka datang bagi Argentina di penghujung babak pertama. Lisandro Martinez mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan laga. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Argentina kembali kehilangan pemain. Cristian Romero juga harus keluar karena cedera, membuat lini belakang Albiceleste semakin rapuh. Spanyol makin percaya diri menekan pertahanan Argentina.
Kartu Merah Enzo Fernandez dan Dominasi Spanyol
Bukan hanya cedera, Argentina juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah. Meski unggul jumlah pemain, Spanyol kesulitan menembus pertahanan rapat Argentina.
Emiliano Martinez menjadi bintang di bawah mistar gawang Argentina. Kiper Aston Villa itu menggagalkan peluang dari Dani Olmo, Pedri, dan Pau Cubarsi. Nico Williams hampir menjadi pahlawan di menit 90, namun tendangannya masih bisa ditepis Martinez.
Ferran Torres Pahlawan Spanyol di Extra Time
Kebuntuan akhirnya pecah di babak extra time. Pemain pengganti Ferran Torres mencetak gol tunggal yang membawa Spanyol unggul 1-0. Gol tersebut sekaligus menjadi mimpi buruk bagi Argentina yang harus mengakui keunggulan Spanyol.
Dua pemain pengganti jadi kunci keberhasilan La Furia Roja. Ferran Torres sebagai pencetak gol dan Nico Williams yang nyaris mencetak gol menunjukkan kedalaman skuad Spanyol.
Statistik: Penguasaan Bola Spanyol, Kegagalan Finishing Argentina
Spanyol mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan. Namun Argentina yang bermain bertahan mampu merepotkan hingga babak extra time. Argentina tercatat tidak mampu melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang di babak pertama.
Kemenangan ini membuat Spanyol menyamai prestasi empat gelar juara Piala Dunia. Argentina harus puas sebagai runner-up setelah tampil impresif sepanjang turnamen.