PADANG — BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman memprakirakan pola cuaca di Sumatera Barat pada Sabtu (5/9/2026) hingga Minggu (6/9/2026) pukul 07.00 WIB didominasi kondisi berawan dan cerah berawan. Meski begitu, peringatan dini diberikan untuk potensi angin kencang yang diprakirakan terjadi di beberapa kabupaten dan kota.
Kecepatan Angin Tertinggi di Kepulauan Mentawai
Berdasarkan data yang dirilis BMKG, Kepulauan Mentawai menjadi wilayah dengan kecepatan angin paling tinggi, yakni diprakirakan mencapai 42 kilometer per jam. Angka ini jauh melampaui rata-rata kecepatan angin di daerah lain di Sumbar yang umumnya berada di bawah 20 kilometer per jam.
Dua wilayah lainnya juga perlu mewaspadai hembusan angin yang cukup kencang. Kabupaten Pesisir Selatan diprakirakan mengalami kecepatan angin hingga 31 kilometer per jam, disusul Kota Padang yang mencapai 30 kilometer per jam.
Wilayah dengan Suhu Terendah dan Tertinggi
Variasi suhu udara di Sumbar pada periode tersebut diprakirakan berada pada kisaran 16 hingga 31 derajat Celsius. Kota Bukittinggi menjadi wilayah dengan suhu paling dingin, diprakirakan berada pada rentang 16-25 derajat Celsius.
Sebaliknya, suhu maksimum mencapai 31 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, Kabupaten Dharmasraya, dan Kepulauan Mentawai. Sementara itu, kelembapan udara di wilayah Sumbar diprakirakan berada pada rentang 52 hingga 99 persen, dengan kelembapan tertinggi mencapai 99 persen di Kota Bukittinggi.
Potensi Hujan Ringan di Sore Hingga Malam Hari
Pada pagi hingga siang hari, sebagian besar wilayah diprakirakan cerah berawan. Kondisi ini diperkirakan terjadi di Kabupaten Pasaman, Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman, Tanah Datar, Padangpanjang, Sijunjung, Sawahlunto, Dharmasraya, dan Solok Selatan.
Memasuki sore hingga malam hari, potensi perubahan cuaca mulai muncul. Hujan ringan diprakirakan mengguyur sejumlah wilayah seperti Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kabupaten Solok, Kota Padang, dan Pesisir Selatan pada periode tertentu.
Kepulauan Mentawai juga berpotensi mengalami hujan ringan di tengah kondisi angin yang diprakirakan lebih kencang dibandingkan daerah lain. Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk waspada terhadap potensi angin kencang yang dapat memengaruhi aktivitas pelayaran dan kegiatan di luar ruangan.