Sedikitnya 11 ribu masker dibagikan BPBD Padang bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) kepada pengendara dan masyarakat di sejumlah titik Kota Padang, Senin (7/9/2026). Pembagian ini menyasar warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk menekan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
PADANG — Langkah preventif dilakukan BPBD Kota Padang di tengah pekatnya kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Barat. Sedikitnya 11 ribu masker dibagikan langsung kepada pengendara dan warga yang melintas di sejumlah ruas jalan utama, Senin (7/9/2026).
Petugas gabungan dari BPBD dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) turun ke lapangan sejak pagi. Mereka menyasar pengendara motor dan mobil yang terjebak kemacetan maupun yang berhenti di lampu merah.
Kabut asap yang bersumber dari kebakaran lahan membuat kualitas udara di Padang terus menurun. Kondisi ini dinilai berisiko memicu gangguan kesehatan, terutama ISPA.
Prioritas pada Pengendara dan Aktivitas Luar Ruangan
Pembagian masker difokuskan pada titik-titik dengan mobilitas kendaraan tinggi. Pengendara menjadi sasaran utama karena lebih rentan terpapar polutan secara langsung dibandingkan pengguna transportasi tertutup.
Selain pengendara, petugas juga membagikan masker kepada pejalan kaki dan pedagang kaki lima yang beraktivitas di pinggir jalan. Mereka diimbau untuk tidak melepas masker selama berada di luar ruangan.
BPBD Padang menyebut distribusi dilakukan secara bertahap. Titik pembagian akan terus dievaluasi mengikuti pergerakan penyebaran kabut asap di wilayah kota.
Imbauan untuk Kelompok Rentan
Masyarakat, khususnya anak-anak dan lansia, diminta mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Jika terpaksa keluar, penggunaan masker menjadi keharusan.
BPBD Padang juga mengingatkan warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala ISPA seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, atau iritasi tenggorokan.
Pembagian masker ini merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan jangka pendek. BPBD Padang berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk memantau perkembangan kasus ISPA selama periode kabut asap berlangsung.