Pencarian

Pemprov Sumbar Dorong NCH Jadi Ruang Kreativitas dan Penggerak Ekonomi Nagari, 13 Daerah Jadi Lokus

Minggu, 27 September 2026 • 11:31:02 WIB
Pemprov Sumbar Dorong NCH Jadi Ruang Kreativitas dan Penggerak Ekonomi Nagari, 13 Daerah Jadi Lokus
Gubernur Sumbar yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri, membuka kegiatan pelestarian seni budaya di Medan Nan Bapaneh, Kantor Wali Nagari Koto Tangah, Kabupaten Agam.

AGAM — Kegiatan bertajuk pelestarian seni budaya di Medan Nan Bapaneh, Kantor Wali Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, dibuka Gubernur Sumbar yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri. Acara berlangsung selama dua hari, 26 hingga 27 September 2026.

Rangkaiannya meliputi pameran koleksi Museum Adityawarman, workshop warisan budaya, pameran kuliner tradisional, serta pertunjukan seni dan budaya. Hari kedua diisi pelatihan pasambahan kato sekaligus makan bajamba.

Kekayaan Nagari Melampaui Seni dan Budaya

Zakri menyebut setiap nagari memiliki kekayaan kearifan lokal yang menjadi identitas dan kekuatan masyarakat. Potensi itu perlu terus dilestarikan sekaligus dikenalkan lebih luas, terutama kepada generasi muda.

Menurutnya, kekayaan nagari tidak hanya berupa seni dan budaya tradisional. Ada pula kuliner, kerajinan, pengetahuan tradisional, permainan anak nagari, hingga berbagai bentuk ekonomi kreatif.

"Setiap nagari memiliki potensi kearifan lokal yang mesti dilestarikan dan dikenalkan secara lebih luas. Kita berharap potensi tersebut menjadi karakter sekaligus membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif," kata Ahmad Zakri.

Jika dikelola secara baik dan berkelanjutan, seluruh potensi itu dapat menjadi kekuatan baru sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat.

NCH Jadi Ruang Tumbuh, Bukan Sekadar Melestarikan

Keberadaan NCH menjadi salah satu bentuk komitmen Pemprov Sumbar mendorong potensi lokal. Program ini tidak berhenti pada upaya menjaga warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi ruang kreativitas dan produktivitas masyarakat.

"Kita ingin NCH menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda. Tidak hanya dari segi budaya dan seni tradisi, tetapi juga ekonomi," ujarnya.

Zakri menekankan keberhasilan NCH membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, masyarakat, pelaku budaya, pelaku ekonomi kreatif, generasi muda, dunia pendidikan, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi itu diperlukan agar potensi setiap nagari dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

32 Masjid di Agam Jadi Pusat Kegiatan Anak Nagari

Dukungan terhadap pelaksanaan NCH datang dari Pemerintah Kabupaten Agam. Asisten Pemerintahan Setdakab Agam, Yunelson, yang hadir mewakili Bupati Agam, menyebut Pemkab Agam telah menetapkan 32 masjid sebagai pusat kegiatan anak nagari.

Selain menyediakan lokasi kegiatan, Pemkab Agam memberikan dukungan melalui anggaran pembinaan dan program yang dilaksanakan organisasi perangkat daerah terkait. Setiap masjid yang ditetapkan mendapat alokasi anggaran pembinaan sebesar Rp15 juta dari APBD Kabupaten Agam, yang telah berjalan sejak 2025.

"Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menyukseskan program NCH," ujar Yunelson.

Warisan Budaya Minangkabau Disasar ke Generasi Berikutnya

Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Fadli Junaidi, selaku ketua panitia, menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan melibatkan generasi muda dan tokoh masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kebudayaan Sumbar berharap pengetahuan, praktik, dan nilai-nilai seni budaya tradisi Minangkabau terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Kegiatan ini sekaligus membuka ruang bagi generasi muda mengembangkan kreativitas berbasis budaya lokal.

NCH sendiri merupakan salah satu program unggulan Pemprov Sumbar di bawah kepemimpinan Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy. Sejak 2025 hingga 2026, sebanyak tiga belas daerah telah ditetapkan sebagai lokus pelaksanaan program NCH di Sumbar, salah satunya Nagari Koto Tangah.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bentengsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks