Pencarian

Pemkab Agam Percepat Bangun 9 Sekolah Terdampak Banjir Pakai Dana TKD Rp7,40 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:52:31 WIB
Pemkab Agam Percepat Bangun 9 Sekolah Terdampak Banjir Pakai Dana TKD Rp7,40 Miliar
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Andri memantau percepatan pembangunan sembilan sekolah terdampak banjir dengan dana TKD Rp7,40 miliar.

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mempercepat pembangunan fisik sembilan sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi dengan dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp7,40 miliar. Percepatan dilakukan agar seluruh pekerjaan rampung menjelang akhir tahun, meski sejumlah proyek baru berjalan sejak akhir tahun dan dihadapkan pada cuaca penghujan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam menyatakan pengawasan berkala terus dilakukan agar pembangunan selesai sesuai kontrak kerja.

LUBUKBASUNG — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Andri menyatakan percepatan ditempuh melalui pengendalian berkala khusus pelaksanaan TKD, terutama untuk lingkup pekerjaan besar seperti pembangunan SDN 09 Bancah dan dam SDN 10 Angge Palimbatan. Pengendalian itu dimaksudkan agar bobot progres rekanan bisa dipantau sesuai target atau terdeteksi bila terjadi deviasi.

Selain memantau progres, koordinasi lapangan juga dilakukan untuk menangani fakta dan kendala yang muncul, sehingga mutu, waktu, dan biaya pekerjaan tercapai sesuai target. "Kita terus melakukan pengawasan terhadap pekerjaan sekolah tersebut, agar pembangunan selesai sesuai kontrak kerja," kata Andri, didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Deputra Ariandi.

Progres Baru 7,40 Persen karena Pekerjaan Dimulai Akhir Tahun

Andri mengakui progres pembangunan fisik baru mencapai 7,40 persen pada akhir September 2025. Angka itu muncul karena pembangunan memang baru dimulai.

Kondisi cuaca penghujan menambah tantangan di lapangan. "Ini yang kita harapkan mengingat pekerjaan dimulai akhir tahun dan ditambah kondisi cuaca penghujan," ujarnya.

Rincian Progres dari Sembilan Sekolah

Progres 7,40 persen tersebut berasal dari sembilan sekolah dengan capaian yang berbeda-beda. Pekerjaan di TK Aisyiyah Labuah, Kecamatan Tanjung Raya, tercatat paling maju dengan sekitar 34 persen.

  • TK Cahaya Mecca Tanjung Mutiara: sekitar 11 persen
  • TK Aisyiyah Labuah, Kecamatan Tanjung Raya: sekitar 34 persen
  • TK Al Hidayah, Kecamatan Palupuh: sekitar 14 persen
  • Toilet, kantor, dan ruang kelas baru SDN 09 Bancah, Kecamatan Tanjung Raya: sekitar delapan persen
  • Dam SDN 10 Angge: sekitar 10 persen
  • Dam SDN 07 Sigiran, Kecamatan Malalak: sekitar 15 persen
  • Toilet SDN 01 Cimpago, Kecamatan Malalak: sekitar lima persen
  • Dam SMPN Tanjung Mutiara: sekitar tujuh persen
  • Dam SMPN 4 Tanjung Raya: sekitar tujuh persen

Dana Rp7,40 Miliar Juga untuk Mobiler dan Rehabilitasi

Alokasi TKD sebesar Rp7,40 miliar tidak hanya dipakai membangun sembilan sekolah tersebut. Dana itu juga menutup pengadaan mobiler SDN 01 Cimpago Kecamatan Malalak dan SDN 10 Angge Kecamatan Palupuh.

Pekerjaan lain yang masuk daftar mencakup pembangunan dam SMP 4 Palupuh, rehabilitasi SMP Islam Raudhatul Thalibin Tantaman Kecamatan Palembayan, serta belanja modal mobiler. Dengan sisa waktu menjelang akhir tahun, pengawasan berkala menjadi kunci agar seluruh paket pekerjaan tuntas sesuai kontrak.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks