SAWAHLUNTO — Ratusan pensiunan TBO dan keluarga besar karyawan memadati halaman Perumahan Karyawan PT BA Ombilin di kawasan Saringan sebelum bertolak ke Pariaman. Mereka saling menyapa dan melepas rindu dengan rekan-rekan lama yang pernah bersama menjalani masa pengabdian di lingkungan pertambangan Ombilin. Suasana kekeluargaan terlihat sejak proses berkumpul hingga rombongan naik ke delapan bus yang telah disiapkan.
Seragam Kuning Marun dan Nostalgia Masa Kerja
Pemandangan mencolok datang dari ibu-ibu pensiunan TBO yang kompak mengenakan baju kurung berwarna kuning marun. Seragam itu bukan pilihan warna biasa — pakaian tersebut mengingatkan mereka pada busana yang dikenakan semasa masih aktif bekerja di lingkungan Tambang Batu Bara Ombilin.
Keseragaman busana itu menjadi simbol kebersamaan yang tetap melekat meski mereka telah meninggalkan rutinitas pekerjaan dan memasuki masa pensiun. Bagi para peserta, masa kerja di tambang Ombilin bukan sekadar soal pekerjaan dan pengabdian, melainkan juga persahabatan, perjuangan, dan pengalaman hidup yang mempertemukan mereka dalam satu lingkungan kerja.
Pensiunan Senior Turut Hadir
Kehangatan keberangkatan bertambah dengan hadirnya sejumlah pensiunan senior. Di antaranya Karjo, mantan anggota DPRD Kota Sawahlunto; Epi Kusnadi, yang juga pernah menjabat anggota DPRD Kota Sawahlunto; serta Edy Daulai, pensiunan TBO yang pernah menjadi Kepala Desa Sikalang.
Kehadiran mereka memperlihatkan eratnya hubungan kekeluargaan di antara keluarga besar pensiunan tambang Ombilin. Para peserta berbaur dalam suasana santai sebelum bertolak menuju Kota Pariaman.
Siapa yang Membiayai Perjalanan Wisata Ini
Perjalanan wisata bersama ini mendapat dukungan pembiayaan dari BG Juntak dan Nurilman. BG Juntak merupakan mantan karyawan PT BA Ombilin yang kini sukses mengembangkan usaha di bidang properti, perkebunan, dan koperasi simpan pinjam.
Nurilman juga merupakan pensiunan karyawan tambang Ombilin yang saat ini mengemban amanah sebagai anggota DPRD Kota Sawahlunto dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dukungan pembiayaan dari keduanya membantu terselenggaranya kegiatan yang melibatkan ratusan peserta tersebut.
Menjaga Silaturahmi Setelah Pensiun
Nurilman mengatakan, kegiatan wisata bersama ini memiliki makna lebih dari sekadar perjalanan menikmati destinasi wisata. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun sejak masa aktif bekerja perlu terus dipelihara meski para karyawan telah memasuki masa pensiun.
“Melalui kegiatan wisata ini, kita ingin terus menjaga silaturahmi dan mempererat rasa kekeluargaan di antara sesama pensiunan tambang Ombilin. Meskipun sudah tidak lagi aktif bekerja, kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin sejak dahulu hendaknya tetap terjaga. Selain bersilaturahmi, kita juga bisa menikmati keindahan panorama pantai di Kota Pariaman bersama-sama,” ujar Nurilman.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi sarana mempertemukan para pensiunan dan keluarga besar tambang Ombilin dalam suasana santai dan penuh keakraban. Hubungan persaudaraan yang terbentuk selama bertahun-tahun dinilainya sebagai bagian berharga dari perjalanan hidup para mantan pekerja tambang.
Perjalanan menuju Kota Pariaman juga menjadi kesempatan bagi para peserta menikmati panorama sepanjang rute, sekaligus berkumpul kembali dengan rekan-rekan seperjuangan setelah sekian lama menjalani kehidupan masing-masing pascapensiun.