PADANG – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat menggelar layanan kas keliling khusus untuk memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil menjelang perayaan Imlek 2577. Berlokasi di pelataran Klenteng See Hin Kiong, Kota Padang, layanan ini menjadi magnet bagi ratusan warga yang ingin mendapatkan uang baru untuk tradisi berbagi angpao, Selasa (10/2/2026).
Langkah ini diambil BI guna mengantisipasi lonjakan permintaan uang pecahan di tengah masyarakat Tionghoa dan warga sekitar yang merayakan momen kebersamaan tersebut.
Sejak pagi hari, antrean warga sudah terlihat memadati area klenteng. Meskipun layanan ini sangat membantu, tingginya animo masyarakat membuat kuota yang disediakan ludes dalam waktu singkat.
Rincian Layanan Penukaran BI Sumbar:
Lokasi: Klenteng See Hin Kiong, Padang.
Durasi: 1 Hari (Selasa, 10 Februari 2026).
Kuota Penukaran: Terbatas untuk 200 orang.
Maksimal Penukaran: Rp3,8 Juta per orang.
Theresia, salah seorang warga yang ikut mengantre, mengaku sengaja menukarkan uang Rp1 juta ke dalam pecahan Rp10 ribu. Baginya, uang baru adalah syarat utama agar pemberian angpao kepada cucu dan kerabat terasa lebih berkesan saat Cap Go Meh nanti.
Senada dengan Theresia, Riki, warga lainnya, merasa layanan BI ini jauh lebih praktis dibandingkan harus mencari pecahan di bank umum.
“Biasanya saya ke bank umum seperti BNI atau Mandiri, tapi kemarin layanannya belum ada. Beruntung ada kas keliling BI ini, jadi lebih dekat dan mudah. Harapannya kalau bisa jumlah kuotanya ditambah dan durasinya diperpanjang, karena banyak yang datang tapi tidak kebagian,” ujar Riki.
Layanan kas keliling ini merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk memastikan ketersediaan uang layak edar (ULE) di seluruh wilayah, terutama pada momen hari besar keagamaan. Meskipun hanya berlangsung satu hari, kehadiran layanan ini dinilai efektif dalam menjaga sirkulasi uang pecahan kecil di pusat aktivitas ekonomi dan budaya Kota Padang.
BI mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dalam mengantre dan melakukan penukaran hanya di kanal-kanal resmi untuk menjamin keaslian uang.