KOTA SOLOK — Estafet kepemimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Solok resmi berpindah tangan. Nurwendah Arumsari kini mengemban amanah sebagai Kajari Solok menggantikan Medie yang telah menyelesaikan masa tugasnya di wilayah tersebut.
Prosesi pisah sambut yang berlangsung di Balairung 99 pada Jumat (8/5/2026) ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah. Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi yang diberikan Medie selama bertugas di Kota Beras Serambi Madinah tersebut.
Ramadhani menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Solok dengan Kejari. Menurutnya, hubungan harmonis yang selama ini terjalin telah membantu kelancaran berbagai program pembangunan dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Medie atas dedikasi serta sinergi yang telah terjalin selama bertugas di Kota Solok. Ia menilai koordinasi yang baik antarlembaga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah.
Pemerintah daerah menaruh harapan besar kepada Nurwendah Arumsari untuk melanjutkan serta meningkatkan kerja sama yang sudah ada. Fokus utama tetap pada penguatan penegakan hukum yang mendukung akselerasi pembangunan di Kota Solok.
Acara ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ajang penguatan silaturahmi antarinstansi di Solok. Sejumlah pejabat penting tampak hadir memberikan penghormatan kepada pejabat lama dan sambutan hangat bagi pejabat baru.
Beberapa tokoh dan perwakilan instansi yang hadir di antaranya:
Suasana kekeluargaan menyelimuti Balairung 99 sepanjang acara berlangsung. Kehadiran tokoh adat seperti LKAAM dan Bundo Kanduang menunjukkan bahwa pergantian pimpinan Kejari Solok juga mendapat perhatian serius dari unsur masyarakat hukum adat di Sumatera Barat.