Pencarian

Pemkot Solok Evaluasi Peta Jalan Kependudukan 2025-2026, Targetkan Penurunan Stunting dan SDM Unggul

Kamis, 09 Juli 2026 • 16:09:31 WIB
Pemkot Solok Evaluasi Peta Jalan Kependudukan 2025-2026, Targetkan Penurunan Stunting dan SDM Unggul
Wali Kota Solok pimpin evaluasi Peta Jalan Kependudukan 2025-2026 di Aula Bappeda.

SOLOK — Pemerintah Kota Solok menggelar monitoring dan evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) untuk periode 2025-2026 di Aula Bappeda setempat, Rabu (8/7/2026). Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra memimpin langsung rapat yang dihadiri Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan program kependudukan dengan target pembangunan daerah, sekaligus menjadi pijakan untuk mengoptimalkan intervensi program pada tahun depan.

Skor 96,38 dari BKKBN Jadi Modal Awal

Sebelum evaluasi ini digelar, Kota Solok berhasil meraih skor 96,38 untuk dokumen PJPK dalam penilaian nasional yang dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemda dalam mewujudkan pembangunan kependudukan yang berkualitas.

Ramadhani menegaskan bahwa PJPK bukan sekadar dokumen administratif. Ia menyebutnya sebagai instrumen strategis untuk mengendalikan kuantitas, meningkatkan kualitas, serta mengarahkan mobilitas penduduk.

Integrasi Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan Lintas Sektor

Menurut orang nomor satu di Kota Solok itu, integrasi data penduduk yang akurat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan lintas sektor. Tanpa data yang valid, kata dia, program-program strategis tidak bisa berjalan efektif dan tepat sasaran.

"PJPK bukan sekadar dokumen administratif, tetapi instrumen strategis untuk mengendalikan kuantitas, meningkatkan kualitas, serta mengarahkan mobilitas penduduk," ujar Ramadhani dalam sambutannya.

Fokus 2026: Percepatan Penurunan Stunting dan Kesejahteraan Keluarga

Saat ini, fokus utama pemerintah daerah mencakup percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Dua isu ini menjadi prioritas karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Wali Kota menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan program tersebut. Ia berharap kerja sama yang solid mampu menghasilkan SDM unggul dan berdaya saing demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Langkah Konkret untuk SDM Unggul

Evaluasi ini sekaligus menjadi pijakan penting bagi pemda untuk mengoptimalkan intervensi program pada tahun 2026. Dengan data yang akurat dan kolaborasi lintas OPD, Pemkot Solok optimistis target pembangunan kependudukan bisa tercapai.

Melalui rapat ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan kependudukan ke depan. Tidak ada lagi ego sektoral, semua bergerak bersama untuk kepentingan warga.

Bagikan
Sumber: kabarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks