PADANG — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Barat selama Idul Adha 1447 Hijriah. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan kesiapan ini telah melalui serangkaian monitoring ketat terhadap ketersediaan dan distribusi energi.
“Insyaallah aman,” ujar Roberth saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Untuk wilayah Sumatera Bagian Utara yang mencakup Sumatera Barat, Aceh, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau, Pertamina menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 1.267.660 tabung. Langkah antisipatif ini dilakukan untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro selama periode Idul Adha.
Selain itu, Pertamina juga mengintensifkan koordinasi dengan agen dan pangkalan di seluruh wilayah kerja Sumbagut. Penguatan monitoring operasional distribusi dilakukan hingga tingkat lembaga penyalur untuk memastikan pasokan tidak tersendat.
Tidak hanya LPG, distribusi BBM juga menjadi perhatian utama. Pertamina memastikan seluruh jaringan penyalur, mulai dari SPBU hingga lembaga penyalur resmi, siap melayani masyarakat yang akan mudik atau bepergian saat libur Idul Adha. Pemantauan dilakukan secara real-time untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi di jalur utama dan titik keramaian.
“Semua dipersiapkan dengan monitoring ketersediaan dan distribusi BBM,” kata Roberth.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap membeli LPG dan BBM sesuai kebutuhan serta hanya di penyalur resmi. Jika menemukan kelangkaan atau kendala distribusi, warga Sumatera Barat dapat melapor melalui PCC 135 yang beroperasi 24 jam selama periode Idul Adha.
Dengan penguatan distribusi dan tambahan pasokan ini, Pertamina berharap kebutuhan energi bagi masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Adha dapat terpenuhi secara aman, lancar, dan optimal.