Pencarian

Sunderland Pastikan Tiket Europa League Usai Hajar Chelsea 2-1 di Kandang

Senin, 25 Mei 2026 • 05:07:01 WIB
Sunderland Pastikan Tiket Europa League Usai Hajar Chelsea 2-1 di Kandang
Trai Hume mencetak gol voli spektakuler membawa Sunderland unggul atas Chelsea.

SUMATERA BARAT — Hanya setahun setelah promosi dari Championship lewat play-off, Sunderland berhasil membungkam prediksi sebagai tim degradasi. Kini, mereka bersiap melakoni kompetisi Eropa — sebuah pencapaian yang oleh Le Bris disebut sebagai “momen terbaik” dalam kariernya.

Gol Voli Hume Buka Jalan Kemenangan

Bek kanan Trai Hume menjadi pahlawan pertama Sunderland lewat gol voli spektakuler pada menit ke-25. Umpan lambung kiper Robin Roefs disundul Luke O’Nien ke arah Hume, yang langsung melepaskan tembakan first-time ke gawang Robert Sanchez tanpa bisa dihalau. Hume, yang juga merupakan produk era League One Sunderland, tampil solid sepanjang laga.

Brobbey dan Gusto Perbesar Keunggulan, Palmer Perkecil Skor

Unggul 1-0 di babak pertama, Sunderland menggandakan keunggulan pada menit ke-58. Umpan silang Enzo Le Fee dari sisi kanan gagal diselesaikan sempurna oleh Brian Brobbey, namun bola mengenai betis Malo Gusto dan masuk ke gawang sendiri. Chelsea sempat memperkecil ketertinggalan lewat Cole Palmer yang melepaskan tembakan kaki kiri dari jarak 20 yard pada menit ke-71. Gol itu tak cukup membalikkan keadaan.

Kartu Merah Fofana jadi Puncak Kekacauan Chelsea

Bek Chelsea Wesley Fofana harus keluar lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-62 karena menjatuhkan Wilson Isidor dengan cara seperti pemain rugby. Ini menjadi kartu merah ke-11 Chelsea musim ini — bukti inkonsistensi tim yang sudah berganti tiga pelatih sepanjang musim. Pelatih interim Calum McFarlane mengakui kekecewaannya: “Kami kecewa. Kami patah hati.”

Granit Xhaka Kuasai Lini Tengah, Le Fee Bungkam Enzo Fernandez

Gelandang Sunderland Granit Xhaka tampil dominan di lini tengah, mengatur tempo dan memutus serangan Chelsea. Sementara itu, Enzo Le Fee — yang dibeli dari klub kasta kedua — justru tampil lebih bersinar ketimbang gelandang termahal Chelsea, Enzo Fernandez. Fernandez bahkan terpaksa melanggar keras Le Fee yang akhirnya mendapat standing ovation saat ditarik keluar di injury time.

Le Bris: Kami Ciptakan Sesuatu yang Spesial

Pelatih asal Prancis yang mendatangkan 14 pemain baru pada musim panas lalu itu tak kuasa menahan rasa bangga. “Saya bangga. Kami menciptakan sesuatu yang spesial. Ini adalah momen puncak. Sulit dipercaya, tapi ini langkah penting bagi Sunderland. Ini membuktikan segalanya mungkin,” ujar Le Bris.

Perayaan berlangsung hingga lebih dari satu jam setelah peluit akhir. Stadion mengumandangkan seruan “Let’s party” dan para pemain serta keluarga mereka tetap bertahan di lapangan ditemani suporter yang enggan pulang. Sunderland kini menatap undian Europa League — sebuah panggung yang terakhir mereka rasakan pada 1973 saat tampil di ajang Cup Winners’ Cup.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks