Pemkab Tanah Datar Rehab Taman Cindua Mato, Perbaiki Lampu Penerangan Demi Keamanan Warga di Malam Hari

Penulis: Topan Lubis  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 21:05:35 WIB
Lampu penerangan di Taman Cindua Mato telah direhabilitasi untuk meningkatkan keamanan malam hari.

BATUSANGKAR — Taman Cindua Mato, salah satu ruang terbuka hijau andalan di Kabupaten Tanah Datar, kini kembali ramai dikunjungi warga setelah Dinas Parpora setempat merampungkan rehabilitasi lampu penerangan. Sejumlah titik yang sebelumnya gelap dan rawan kini terang benderang, memungkinkan warga berolahraga, bersantai, atau berkumpul bersama keluarga hingga larut malam tanpa rasa khawatir.

Lampu Padam Bertahun-Tahun, Warga Ogah ke Taman Malam Hari

Sebelum direhab, banyak lampu di kawasan taman yang mati atau redup. Kondisi itu membuat pengunjung enggan datang saat petang. “Kami sering dapat keluhan dari warga yang merasa tidak nyaman karena taman gelap. Padahal ini aset publik yang harusnya bisa dinikmati kapan saja,” ujar Radianus, Kepala Bidang Olahraga Dinas Parpora Tanah Datar, dalam keterangannya, Selasa (11/2).

Langkah Pemkab: Ganti Lampu Rusak hingga Periksa Jaringan Listrik

Rehabilitasi tidak sekadar mengganti lampu yang rusak. Petugas juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jaringan listrik dan menata ulang area sekitar taman agar pencahayaan merata ke seluruh sudut. “Kami pastikan tidak ada lagi titik buta yang bisa dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” tambah Radianus.

Perbaikan ini menjadi prioritas karena Taman Cindua Mato merupakan pusat aktivitas warga, mulai dari senam pagi, jogging, hingga tempat nongkrong anak muda. Dengan penerangan yang optimal, fungsi taman sebagai ruang publik diharapkan kembali maksimal.

Warga Berharap Perbaikan Berkelanjutan

Warga sekitar menyambut baik langkah Dinas Parpora. Mereka berharap perbaikan fasilitas tidak berhenti di lampu penerangan, tetapi juga menyentuh aspek lain seperti toilet umum dan tempat duduk. “Sekarang taman jadi lebih hidup. Anak-anak bisa main sampai magrib, orang tua juga tenang,” ujar seorang pengunjung yang ditemui di lokasi.

Radianus pun mengimbau masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah diperbaiki. “Kebersihan, keamanan, dan keindahan taman adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai setelah direhab, malah dirusak lagi,” pungkasnya.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: dutametro.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top