Kemenkes Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Rp 10 Juta per Semester Plus Dana Penelitian

Penulis: Bastian Sihombing  •  Senin, 01 Juni 2026 | 16:24:01 WIB
Kemenkes resmi membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026 untuk mahasiswi Poltekkes dengan bantuan hingga Rp 10 juta per semester.

JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Yayasan Khouw Kalbe resmi membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026. Program Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan ini menyasar mahasiswi aktif di seluruh Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes. Salah satu dayanya: bantuan finansial maksimal Rp 10 juta per semester, mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi.

Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 30 Juni 2026. Seleksi administrasi akan berlangsung sepanjang Juli, diikuti tes penulisan esai online pada 1 Agustus dan wawancara online hingga pertengahan September. Pengumuman akhir dijadwalkan pada 16 September 2026.

Bantuan Tambahan: Dana Penelitian Rp 3 Juta untuk Mahasiswa Diploma

Tak hanya bantuan per semester, ada kejutan bagi mahasiswa jenjang diploma. Mereka bisa mengajukan dana penelitian maksimal Rp 3 juta, diberikan satu kali di tahun akhir masa studi. Sementara untuk jenjang profesi, tersedia dana penunjang kapasitas Rp 1,2 juta per semester.

Penerima beasiswa juga akan masuk ke ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe, mendapat pelatihan, mentoring, dan jejaring nasional hingga internasional. Khusus jenjang profesi, peserta berkesempatan menjadi mentor dan menginisiasi proyek sosial.

Jurusan dan Syarat: dari Keperawatan hingga Fisioterapi

Beasiswa ini terbuka untuk 11 program studi di Poltekkes. Mulai dari Keperawatan, Kebidanan, Gizi dan Dietetika, Farmasi, Sanitasi Lingkungan, Teknik Laboratorium Medik, Kesehatan Gigi, Promosi Kesehatan, Fisioterapi, hingga Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. Semua jenjang diploma dan profesi yang disebut punya porsi masing-masing.

Syarat utama: pendaftar adalah WNI perempuan dan belum menikah. Untuk jenjang diploma D3/D4, usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun. Untuk profesi, maksimal 27 tahun. Mereka juga harus berstatus mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes di semester tertentu—semester 1 untuk diploma, semester 3 untuk D4 lanjutan, dan semester 1 untuk profesi.

Esai Tulis Tangan hingga Video 60 Detik: Tahapan Seleksi yang Unik

Salah satu syarat yang menarik perhatian adalah esai refleksi diri. Peserta harus menulis tangan sebanyak 250-450 kata, lalu memindainya dan mengunggahnya saat pendaftaran. Khusus jenjang profesi, ada tantangan tambahan: membuat video berdurasi 60 detik tentang alasan pengabdian di wilayah DTPK, lalu diunggah ke Instagram atau TikTok.

Persyaratan akademik juga ketat. Bagi pendaftar diploma semester 1, nilai rapor SLTA minimal 80 per semester. Sementara pendaftar D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30, dan jenjang profesi minimal 3,75. Peserta juga harus aktif dalam organisasi atau kemasyarakatan, serta bersedia menjadi YKK Ambassador.

Cara Daftar: Online via SIBK Kemenkes

Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes. Calon peserta perlu mengisi formulir dan mengunggah dokumen: KTP, Kartu Keluarga, pas foto, rapor kelas 10-12, KHS semester 1 (untuk D4 semester 3), ijazah dan transkrip nilai (untuk profesi), surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, dan hasil scan esai tulisan tangan.

Informasi lebih lengkap bisa didapat melalui sosialisasi online pada 2-5 Juni 2026 atau membaca panduan resmi di Panduan Beasiswa SEHAT 2026.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top