Polres Solok Selatan Usut Penyerangan Rumah di Sangir Batang Hari, Diduga Imbas Kasus Persetubuhan Anak yang Dilaporkan Sejak Desember 2025

Penulis: Bastian Sihombing  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:32:31 WIB
Polres Solok Selatan menyelidiki perusakan rumah di Sangir Batang Hari yang terjadi Minggu pagi.

SOLOK SELATAN — Rumah seorang warga di Jorong Tanah Galo, Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah, Kecamatan Sangir Batang Hari, dirusak sekelompok orang pada Minggu pagi. Kerugian material akibat perusakan itu diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Muhammad Yogie Biantoro mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban pada hari yang sama. Namun, pemeriksaan terhadap korban dan saksi baru bisa dilakukan pada Selasa (2/6/2026) karena bertepatan dengan hari libur.

Kronologi: Didatangi Sambil Bawa Senjata Tajam

Menurut pengakuan korban, puluhan orang yang dipimpin pria berinisial SAP alias Sap Doyok mendatangi rumahnya sekitar pukul 08.14 WIB. Mereka membawa senjata tajam, lalu mendobrak pintu rumah, melempari bangunan dengan batu, serta merusak sepeda motor dan kanopi.

"Selasa kami akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap korban. Karena laporan masuk saat hari libur, maka baru bisa kami tindak lanjuti secara maksimal pada hari kerja," kata AKP Muhammad Yogie Biantoro, Senin (1/6/2026).

Dugaan Kaitan dengan Perkara Persetubuhan Anak

Informasi awal yang dihimpun polisi, aksi perusakan ini diduga terkait dengan laporan persetubuhan anak yang masuk pada Desember 2025. Dalam kasus itu, keluarga korban melaporkan seorang pria berusia 21 tahun yang menjalin hubungan dengan remaja perempuan berusia 16 tahun.

Meski hubungan itu disebut terjadi atas dasar suka sama suka, pihak keluarga perempuan tidak menerima dan memilih menempuh jalur hukum. "Informasi awal yang kami peroleh memang berkaitan dengan perkara yang pernah dilaporkan sebelumnya. Namun, untuk motif penyerangan rumah ini masih kami dalami," ujar Yogie.

Pelaku Belum Mau Bicara, Polisi Kumpulkan Bukti

Penyidik sebenarnya sudah mendatangi lokasi pada Minggu dan mencoba meminta keterangan dari pihak yang diduga terlibat. Namun, hingga kini orang tersebut belum bersedia memberikan keterangan kepada penyidik.

"Minggu kami sudah ke lokasi dan mencoba meminta keterangan. Namun pihak yang diduga terlibat masih belum bersedia dimintai keterangan. Itu juga akan menjadi bagian dari penyelidikan kami," kata Yogie.

Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap secara utuh peristiwa penyerangan dan perusakan rumah di Sangir Batang Hari tersebut.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: langgam.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top