Bencana Banjir Bandang Gorontalo Utara Rendam 820 Kepala Keluarga, Dompet Dhuafa Buka Donasi

Penulis: Topan Lubis  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:32:44 WIB
Banjir bandang di Gorontalo Utara merendam lima desa dengan 820 kepala keluarga terdampak.

SUMATERA BARAT — Bencana ini dipicu meluapnya Sungai Didingga setelah curah hujan tinggi. Data dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) mencatat jumlah korban terdampak lebih tinggi dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyebut 529 kepala keluarga. Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, mengonfirmasi angka tersebut pada Kamis (28/5/2026).

Kerusakan Terparah di Desa Didingga dan Komunitas Adat

Lima desa yang terdampak adalah Biau, Bualo, Omuto, Didingga, dan Luhuto. Dari seluruh wilayah tersebut, Desa Didingga menjadi titik paling parah. Kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di desa itu ikut terendam banjir.

Banjir tidak hanya merendam rumah, tetapi juga merusak bangunan. Tercatat tiga unit rumah roboh dan satu rumah lainnya hanyut terbawa arus. Sebagian warga yang rumahnya rusak berat memilih mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat terdekat. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.

DDV dan TBM Cutaneus Gerak Cepat Galang Bantuan

Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Gorontalo bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Utara dan Tim Bantuan Medis (TBM) Cutaneus Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membuka posko penggalangan dana. Koordinator DDV Gorontalo, Amanatun Azizah, menyatakan banyak warga kehilangan harta benda dan tempat tinggal.

"Banyak warga kehilangan harta benda, kebutuhan pokok, bahkan tempat tinggal akibat derasnya arus banjir. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit ini," ujar Amanatun dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/5/2026).

Kebutuhan Mendesak: Sembako, Popok Bayi, dan Obat-obatan

Bantuan yang paling dibutuhkan di lokasi bencana saat ini meliputi dana, makanan dan sembako, popok serta kebutuhan bayi, dan obat-obatan. Menurut Amanatun, bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

Donasi dapat disalurkan melalui rekening BNI nomor 1935293043 atas nama Nur Miftahur Rizkah. Konfirmasi donasi bisa dilakukan melalui nomor 0812-4386-8909 (Maura). Penyelenggara berharap bantuan yang terkumpul dapat mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak di Kecamatan Biau.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: prosesnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top