Hutama Karya Percepat Pemulihan 21.082 Sambungan Rumah Air Bersih Pascabencana di Sumbar

Penulis: Topan Lubis  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 18:28:46 WIB
PT Hutama Karya percepat pemulihan 21.082 sambungan air bersih pascabanjir bandang di Sumatera Barat.

PADANG — Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Barat tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga memutus akses air bersih bagi puluhan ribu warga. PT Hutama Karya (HK) Persero bergerak cepat dengan memfokuskan penanganan pada tiga titik kritis di Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kota Padang.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani mengatakan, berdasarkan investigasi teknis di lapangan, ditemukan beberapa titik yang masuk kategori sangat kritis. Kerusakan terparah terjadi di SPAM Palukahan, Kota Padang, di mana pipa transmisi berdiameter 400 milimeter sepanjang satu kilometer putus total.

Di Mana Saja Titik Kerusakan Paling Parah?

Di Kota Padang, selain pipa Palukahan, pipa transmisi diameter 400 milimeter di Balai Gadang juga putus sepanjang 200 meter. Mercu bendung eksisting di SPAM Guo Kuranji pun rusak berat. Sementara di Kabupaten Agam, jaringan pipa SPAM Batu Kambing terputus, dan kebutuhan mendesak muncul untuk membangun perpipaan di enam lokasi hunian sementara (huntara).

Di Kabupaten Pesisir Selatan, dua lokasi huntara tambahan juga membutuhkan infrastruktur serupa. "Penanganan SPAM pascabencana di Sumatera Barat ini menjadi salah satu prioritas utama kami demi mengembalikan hak masyarakat atas akses air bersih yang sempat terputus akibat banjir bandang," kata Hamdani di Padang, Selasa.

Bagaimana Hutama Karya Menangani Titik Kritis Guo Kuranji?

Pada titik kritis Guo Kuranji, tim teknis melakukan tindakan darurat dengan membangun mercu temporary. Material yang digunakan adalah geotekstil woven yang dijahit tiga lapis dan diproteksi dengan boulder atau batu besar. Langkah ini memastikan air tetap bisa masuk ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) meskipun infrastruktur utama rusak.

Untuk wilayah Agam dan Pesisir Selatan, manajemen HK menerapkan sistem subkontraktor yang didukung tim survei dan personel teknik dengan mobilitas tinggi. Sementara untuk Kota Padang, pengerjaan dilakukan secara swakelola.

Berapa Banyak Warga yang Sudah Terbantu?

Hasilnya sudah terlihat. Akses air bersih kini mengalir untuk 399 kepala keluarga yang menempati delapan lokasi huntara. Di sisi lain, pemulihan pipa transmisi Palukahan dan distribusi Balai Gadang berhasil dinormalisasi dalam waktu kurang dari 30 hari sejak HK mulai turun tangan. Total 21.082 sambungan rumah kembali teraliri air.

Mercu sementara di SPAM Guo Kuranji juga berhasil mengamankan pasokan bagi sekitar 6.312 sambungan aktif pelanggan. Seluruh rangkaian pengerjaan darurat dan rehabilitasi ditargetkan rampung sepenuhnya pada 22 Desember 2026, terhitung sejak dimulai pada 23 Desember 2025.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top