BUMNag Ladangpanjang Barat Luncurkan Usaha Ayam Petelur, Target Pasok Kebutuhan Telur di Kabupaten Solok

Penulis: Binsar Gultom  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:16:31 WIB
BUMNag Ladangpanjang Barat resmi meluncurkan usaha peternakan ayam petelur untuk memenuhi kebutuhan lokal.

SOLOK — BUMNag Ladangpanjang Barat kini memasuki babak baru dengan meresmikan unit usaha peternakan ayam petelur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah nagari untuk memperkuat ekonomi desa melalui badan usaha milik bersama.

Usaha yang baru diluncurkan ini menyasar pasar lokal di Kecamatan Lembang Jaya dan sekitarnya. Dengan beroperasinya peternakan ini, pasokan telur ayam di nagari tidak lagi sepenuhnya bergantung pada distributor dari luar daerah.

Berapa Kapasitas Produksi Awal?

Pada tahap awal, BUMNag Ladangpanjang Barat menyiapkan ribuan ekor ayam petelur yang siap berproduksi. Jumlah pasti dan kapasitas kandang belum dirinci secara resmi, namun pengelola menargetkan produksi bertahap hingga mampu memenuhi permintaan pasar nagari.

Mengapa BUMNag Fokus ke Peternakan?

Pemilihan komoditas ayam petelur didasarkan pada tingginya permintaan telur di pasaran serta kemudahan perawatan. BUMNag Ladangpanjang Barat menilai sektor ini memiliki potensi keuntungan yang stabil dan dapat dikelola secara kolektif oleh warga.

Selain menambah pendapatan nagari, unit usaha ini dirancang untuk menyerap tenaga kerja lokal. Beberapa warga telah direkrut sebagai petugas kandang dan bagian distribusi.

Bagaimana Dampaknya bagi Warga?

Kehadiran peternakan ayam petelur ini diharapkan menekan harga telur di tingkat konsumen. Selama ini, warga Ladangpanjang Barat kerap membeli telur dengan harga lebih tinggi karena harus didatangkan dari kota.

Kepala Jorong setempat menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai usaha tersebut bisa menjadi contoh bagi nagari lain di Kabupaten Solok untuk mengembangkan BUMNag secara produktif.

Target Jangka Panjang Usaha Ternak Ini

Ke depan, BUMNag Ladangpanjang Barat berencana memperluas kandang dan meningkatkan populasi ayam. Jika produksi surplus, hasil telur juga akan dipasarkan ke nagari tetangga atau kota terdekat.

Pengelola juga tengah menjajaki kerja sama dengan koperasi dan pedagang pasar tradisional untuk memperlancar distribusi. Dengan begitu, rantai pasok telur dari nagari ke konsumen bisa lebih pendek dan efisien.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: padek.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top