SUMATERA BARAT — Nama Enrico Papa mencuat di bursa transfer Liga 1 setelah jurnalis Italia, Lorenzo Lepora, mengungkap ketertarikan Persib melalui akun media sosialnya. Pemain 28 tahun itu mengonfirmasi adanya kontak dari Maung Bandung, tetapi belum memberikan kepastian.
"Ya, Persib telah menghubungi. Buriram dan Selangor juga tertarik," ujar Papa kepada Lepora. Klub asal Thailand dan Malaysia itu menjadi pesaing berat Persib yang harus bergerak cepat jika ingin mendatangkannya.
Status Papa sebagai kapten Botosani membuat situasi semakin rumit. Klub Liga Rumania itu dikabarkan telah menawarkan perpanjangan kontrak. "Saya belum memutuskan apa-apa — saya sedang mempertimbangkan opsi terbaik untuk saya dan keluarga saya," kata Papa.
Enrico Papa bukan nama asing di sepak bola Eropa. Ia beroperasi sebagai gelandang tengah yang bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan atau gelandang serang. Fleksibilitas ini menjadi nilai jual utama bagi Persib yang ingin memperkuat kedalaman skuad.
Pengalaman panjangnya di kompetisi Eropa diyakini bisa memberi dimensi baru pada permainan Maung Bandung. Apalagi, tim asuhan Bojan Hodak diprediksi akan menghadapi jadwal padat di Liga 1 musim 2026/2027 dan potensi tampil di level Asia.
Transfer ini masih jauh dari kata rampung. Papa masih mengevaluasi berbagai faktor, termasuk jaminan menit bermain dan kesesuaian dengan keluarga. Tawaran bertahan dari Botosani juga menjadi pertimbangan kuat mengingat perannya sebagai kapten.
Bagi Persib, rumor ini setidaknya menjadi sinyal bahwa manajemen mulai bergerak di bursa transfer. Jika negosiasi berjalan mulus, Enrico Papa bisa menjadi rekrutan asing perdana yang memperkuat lini tengah Maung Bandung musim depan.