SUMATERA BARAT — Bagi sebagian orang, penampilan bukan segalanya. Itulah yang terjadi pada Keen Hyperport H2, sandal yang dengan percaya diri menyandang gelar "sandal paling jelek di dunia" dari pabrikannya sendiri. Tapi setelah dipakai sehari-hari sepanjang musim panas lalu, sandal ini justru menjadi alas kaki favorit untuk hiking, jalan-jalan di pantai, hingga dipakai di atas treadmill indoor.
Keen Hyperport H2 dirancang sebagai water sandal. Artinya, sandal ini bisa basah kuyup dan cepat kering lagi. Dalam pengujian, sandal yang dicelupkan ke air butuh waktu sekitar dua jam untuk kering total di suhu ruang normal. Di pantai atau cuaca panas, waktunya bisa jauh lebih singkat.
Tidak seperti sandal gunung lain yang pakai velcro atau buckle, Hyperport H2 mengandalkan tali elastis yang bisa disesuaikan. Desain jari kaki tertutup (closed-toe) juga mencegah kerikil atau kotoran masuk ke dalam sandal saat melewati sungai atau jalur berbatu.
Sol karet busa injeksi pada Hyperport H2 terasa ringan dan empuk. Yang paling penting, sol ini dilengkapi siping—alur-alur kecil yang mencengkeram permukaan basah dan licin. Dalam pemakaian selama dua musim panas, tidak ada satu pun insiden tergelincir yang terjadi.
Toe box yang lebar juga membantu jari-jari kaki meregang secara alami. Ini meningkatkan keseimbangan saat melintasi tanjakan atau turunan curam. Buat Anda yang sering merasa kurang stabil pakai sandal gunung biasa, desain ini patut dicoba.
Keunggulan Hyperport H2 tidak berhenti di outdoor. Saat musim dingin atau hujan, sandal ini tetap berguna sebagai alas kaki di dalam rumah. Beberapa pengguna menggunakannya saat berjalan di atas treadmill indoor—aktivitas yang biasanya membuat telapak kaki cepat pegal jika tanpa alas kaki.
Berkat bantalan sol yang empuk, sandal ini mampu menopang langkah hingga 14.000 langkah tanpa membuat kaki terasa sakit. Cocok untuk Anda yang bekerja sambil berjalan di walking pad atau sekadar bersantai di rumah.
Keen Hyperport H2 bukan sandal untuk pamer gaya. Tapi untuk fungsi, kenyamanan, dan daya tahan, sandal ini sulit ditandingi. Sangat cocok untuk pendaki yang sering melewati sungai, penggemar aktivitas pantai, atau siapa pun yang butuh sandal serba guna untuk dipakai sepanjang musim panas.
Hingga saat ini, Keen Hyperport H2 belum dijual resmi di Indonesia melalui distributor lokal. Namun, Anda bisa menemukannya di platform e-commerce internasional atau toko perlengkapan outdoor impor. Harganya berkisar 100–130 dolar AS (sekitar Rp 1,6–2,1 juta) tergantung varian dan promo.