PADANG — Gema Hijrah Minangkabau yang digelar di Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Sabtu (13/6/2026) berlangsung meriah. Acara yang menghadirkan maestro nasyid Hadad Alwi ini mendapat sambutan antusias warga dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Selain kepala daerah, sejumlah anggota legislatif dan tokoh masyarakat turut hadir. Dari unsur DPRD Kota Padang, terlihat Helmi Moesim, Miswar Djambak, Febri, Eri Anto Mahmuda, Tommy Romengan, Donald Ardi, serta Ketua Fraksi Demokrat Surya Jufri Bitel. Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Saiful, Kepala Balai Bahasa, dan berbagai organisasi kemasyarakatan juga memadati lokasi.
Muhammad Iqra Chissa menjelaskan, kegiatan yang didanai melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD ini sengaja dirancang lebih dari sekadar seremoni tahunan. Menurut politisi muda tersebut, pergantian tahun Hijriah harus menjadi momentum evaluasi diri dan perubahan menuju kehidupan yang lebih berkualitas.
"Kita sengaja menghadirkan Hadad Alwi untuk menyemarakkan penyambutan Tahun Baru Islam. Momentum hijrah harus menjadi refleksi bersama agar kehidupan masyarakat semakin baik, baik dari sisi spiritual maupun sosial," ujar Iqra.
Di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, Iqra mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan. "Kondisi ekonomi dunia saat ini penuh ketidakpastian. Karena itu masyarakat harus bijak menyikapi berbagai informasi, tidak mudah terprovokasi oleh fitnah, serta terus berupaya memperbaiki kualitas hidup dan ekonomi keluarga," katanya.
Rangkaian acara semakin khidmat dengan tausiyah agama yang disampaikan Ustaz Syafwan Dirran. Lantunan ayat suci Al-Qur'an dari qariah Aril menambah nuansa religius dalam peringatan tahun baru Islam tersebut.
Melalui Gema Hijrah Minangkabau, Iqra berharap semangat hijrah tidak berhenti pada seremoni tahunan. Ia ingin kegiatan ini menjadi gerakan moral yang mendorong masyarakat Sumatera Barat memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan optimisme menghadapi tantangan zaman.