Gempa M6,7 Guncang Palu, Pusat di Darat 42 Km Tenggara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Penulis: Binsar Gultom  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 15:19:01 WIB
Gempa berkekuatan M6,7 mengguncang Palu dengan episenter di darat 42 km tenggara kota.

SUMATERA BARAT — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya, Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB. Pusat gempa berada di darat, tepatnya 42 kilometer tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Episenter di Darat, Kedalaman 10 Kilometer

BMKG merilis data awal episenter gempa pada koordinat 1,04 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur. Gempa memiliki kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer.

“Gempa Mag:6.7, 16-Jun-26 10:27:44 WIB, Lok:1.04 LS,120.23 BT (42 km Tenggara PALU-SULTENG), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami,” tulis BMKG dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Kedalaman dangkal ini membuat guncangan terasa cukup kuat di permukaan. Meski demikian, BMKG menegaskan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Data Masih Dinamis, BMKG Imbau Warga Tenang

Dalam pernyataannya, BMKG mengakui informasi yang dirilis merupakan hasil pengolahan data cepat. Pihaknya menyebut data tersebut belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data dari stasiun seismograf.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” ujar perwakilan BMKG.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Palu dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Warga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa dan segera melapor jika menemukan kerusakan signifikan.

Palu dan Sejarah Gempa Besar

Wilayah Palu dan sekitarnya merupakan kawasan rawan gempa bumi. Pada 2018 lalu, gempa berkekuatan M7,4 yang diikuti tsunami menerjang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, menewaskan ribuan jiwa. Gempa kali ini, meski berkekuatan besar, berada di darat dan tidak memicu tsunami.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan bangunan akibat gempa M6,7 tersebut. Tim reaksi cepat BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng masih melakukan pemantauan dan verifikasi data di lapangan.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: daerah.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top