Pemprov Sumbar Kaji Tiga Daerah Jadi Pusat Ekonomi Baru PSN, Dharmasraya hingga Sawahlunto Masuk Daftar

Penulis: Bastian Sihombing  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 17:00:31 WIB
Pemprov Sumbar mengkaji Dharmasraya, Sijunjung, dan Sawahlunto sebagai pusat ekonomi baru PSN.

PADANG — Pemprov Sumatera Barat tidak hanya mengandalkan kawasan pesisir sebagai motor penggerak ekonomi. Tiga kabupaten dan kota di bagian timur provinsi kini tengah dikaji untuk diusulkan menjadi pusat ekonomi baru dalam skema Proyek Strategis Nasional (PSN).

Keputusan untuk mematangkan kajian ini diambil setelah Pemprov melihat potensi integrasi ekonomi antara Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, dan Kota Sawahlunto. Ketiganya berada di jalur yang menghubungkan Sumbar dengan Provinsi Riau dan Jambi.

Mengapa Tiga Daerah Ini Dipilih?

Dharmasraya dinilai memiliki potensi besar di sektor perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit. Sementara Sijunjung dikenal dengan cadangan batu bara dan potensi wisata alam. Sawahlunto, yang sudah memiliki infrastruktur kota tambang, dinilai siap menjadi pusat logistik dan jasa.

Pemprov Sumbar melihat bahwa selama ini pertumbuhan ekonomi masih terpusat di Padang dan sekitarnya. Dengan mendorong tiga daerah ini menjadi PSN, diharapkan terjadi pemerataan pembangunan dan penciptaan lapangan kerja baru di wilayah timur.

Kriteria PSN dan Langkah Selanjutnya

Untuk masuk dalam daftar PSN, sebuah kawasan harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain memiliki dampak luas terhadap perekonomian nasional, melibatkan investasi besar, dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Pemprov Sumbar saat ini masih menyusun dokumen kajian teknis dan potensi ekonomi ketiga daerah tersebut.

Pewarta Antara, Erie Syahrizal, melaporkan bahwa proses pengusulan masih dalam tahap awal. Pemprov akan berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan kementerian terkait untuk memasukkan kawasan ini ke dalam daftar prioritas PSN.

Belum ada kepastian waktu kapan usulan resmi akan diajukan. Namun, Pemprov menargetkan kajian awal rampung dalam waktu dekat agar bisa dibahas dalam forum perencanaan pembangunan nasional.

Dampak bagi Masyarakat Lokal

Jika ketiga daerah ini resmi ditetapkan sebagai PSN, sejumlah proyek infrastruktur strategis seperti jalan tol, jalur kereta api, dan kawasan industri diperkirakan akan dibangun. Hal ini berpotensi membuka akses pasar bagi produk-produk lokal, khususnya dari sektor pertanian dan pertambangan.

Masyarakat di Dharmasraya, Sijunjung, dan Sawahlunto diharapkan menjadi pihak yang paling diuntungkan. Namun, Pemprov juga diingatkan untuk menyiapkan regulasi tata ruang dan perlindungan lahan produktif agar pembangunan tidak memicu konflik lahan atau kerusakan lingkungan.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top