PARIAMAN — Desa Naras Hilir memastikan diri sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) IX Tingkat Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Prestasi itu diraih setelah mengumpulkan total 106 poin, unggul jauh dari desa-desa pesaing. Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menutup langsung rangkaian acara di halaman Kantor Camat Pariaman Utara, Minggu (12/7).
Dominasi Desa Naras Hilir terlihat dari raihan delapan gelar juara pertama, tiga juara kedua, dua juara ketiga, dan satu juara harapan pertama. Posisi runner-up ditempati Desa Tungkal Selatan dengan 51 poin, disusul Desa Sikapak Timur di peringkat ketiga dengan torehan 41 poin.
Dalam sambutannya, Mulyadi yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pariaman, mengumumkan akan memperketat regulasi seleksi peserta MTQ tingkat kecamatan mulai 2028. Setiap peserta nantinya wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) yang sesuai dengan domisili desa yang diwakilinya.
“Kebijakan tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana hasil pembinaan keagamaan yang telah dilakukan di masing-masing desa,” ujar Mulyadi.
Ia juga mendorong agar desa-desa di Kota Pariaman mulai mengagendakan pelaksanaan MTQ tingkat desa pada 2027. Langkah ini dinilai penting sebagai wadah pembinaan dan persiapan sejak dini bagi para qari dan qariah muda.
Mulyadi menjelaskan, MTQ Kecamatan Pariaman Utara menjadi kecamatan kedua yang menyelesaikan seleksi dari total empat kecamatan di Kota Pariaman. Setelah ini, pelaksanaan akan dilanjutkan di Kecamatan Pariaman Selatan dan Kecamatan Pariaman Timur yang dijadwalkan berlangsung pada bulan yang sama.
“MTQ ini adalah bentuk kontribusi nyata dari Pemerintah Kota Pariaman dalam menghidupkan syiar agama serta memberikan ruang apresiasi bagi anak-anak kita yang selama ini telah dididik dan dilatih oleh para ustaz, guru mengaji, buya, maupun guru tahfiz di MDTA, TPQ, maupun pondok tahfiz di seluruh Kota Pariaman, khususnya di Pariaman Utara,” katanya.
Para pemenang dari MTQ tingkat kecamatan ini akan dipersiapkan untuk berlaga di tingkat Kota Pariaman yang rencananya digelar dalam waktu dekat. Mulyadi mengapresiasi panitia pelaksana, Kantor Urusan Agama (KUA), dewan hakim, serta seluruh pihak yang mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Pariaman mengucapkan selamat kepada para pemenang. Bagi peserta yang belum berhasil tahun ini, semoga ke depannya lebih fokus dan giat lagi dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur’an,” tutupnya.