PADANG PANJANG — Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyatakan target tersebut bukan sekadar wacana. Pihaknya tengah menyiapkan deklarasi kota bebas binatang pembawa penyakit jika seluruh indikator pengendalian vektor berhasil dipenuhi dalam dua tahun ke depan.
"Kalau memungkinkan, kita ingin mendeklarasikan Padang Panjang sebagai kota bebas binatang pembawa penyakit. Jika target tersebut berhasil diwujudkan, Padang Panjang diyakini dapat menjadi daerah percontohan dalam pengendalian vektor penyakit," ujar Hendri di sela Pelatihan Surveilans dan Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit di The Valmont Hotel Bukittinggi, Kamis.
Keberhasilan program ini dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Hendri meyakini status bebas vektor akan memperkuat kepercayaan publik, mendongkrak kunjungan wisatawan, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
"Kalau ini tercapai, saya yakin banyak daerah yang akan datang untuk melakukan studi banding dan melihat langsung bagaimana Padang Panjang bisa bebas dari binatang pembawa penyakit," kata Hendri menambahkan.
Untuk merealisasikan target tersebut, Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang menggelar pelatihan yang diikuti 30 tenaga kesehatan dari puskesmas dan dinas terkait. Pelatihan ini dirancang untuk membekali petugas dengan kemampuan surveilans, pengendalian, dan pencegahan penyakit yang ditularkan melalui berbagai vektor.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang dr. Sonya Themiarto menjelaskan, pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas petugas lapangan agar mampu mendeteksi potensi penyebaran penyakit sejak dini. Petugas juga dilatih untuk memetakan wilayah berisiko serta menyusun langkah pengendalian yang sesuai dengan kondisi di masing-masing wilayah kerja.
Hendri berharap para peserta tidak berhenti pada pemahaman teori semata. Ia meminta setiap petugas menerapkan ilmu yang didapat di wilayah masing-masing melalui penguatan koordinasi dan edukasi aktif kepada masyarakat.
"Dinas Kesehatan siap mendukung penuh visi Wali Kota dalam mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang sehat dan bebas dari penyakit yang ditularkan melalui binatang pembawa penyakit," tegas Sonya.
Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Panjang Harry Rizka Perdana serta sejumlah pihak terkait lainnya.