PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau meminta warga Sumatera Barat mewaspadai potensi hujan lebat yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah pada Sabtu (15/8/2026). Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul dinamika atmosfer yang terpantau cukup signifikan di wilayah barat Indonesia.
Berdasarkan prakiraan yang dirilis pukul 09.00 WIB, kondisi pagi hari umumnya masih cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi saat memasuki siang hingga sore hari.
BMKG mencatat empat kabupaten/kota yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan deras, yaitu:
Masyarakat di wilayah tersebut dan sekitarnya diimbau untuk mewaspadai potensi genangan air, pohon tumbang, serta tanah longsor di daerah berbukit.
Memasuki malam hari, sebagian besar wilayah Sumbar diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan masih berpotensi turun di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Solok Selatan.
Memasuki dini hari, cuaca diprakirakan kembali cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan masih berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, dan Sijunjung.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 18 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara terpantau cukup tinggi, yakni antara 65 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 4 hingga 28 kilometer per jam. Kondisi ini dapat memengaruhi pola pertumbuhan awan hujan di wilayah pesisir maupun dataran tinggi.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi dan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi nelayan dan pengguna transportasi laut di sekitar perairan Kepulauan Mentawai.