PADANG PARIAMAN — Dentuman Gandang Tasa langsung menyambut para tamu yang hadir dalam prosesi Batagak Kudo-kudo Mushalla SMAN 2 VII Koto Sungai Sariak, Kamis (13/8). Sekolah yang berlokasi di Korong Apar, Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Kabupaten Padang Pariaman, ini mengawali rangkaian acara dengan penghormatan adat berupa Tari Galombang dan Tari Pasambahan yang dibawakan para siswa.
Kemeriahan prosesi adat itu menjadi penanda dimulainya tahap pemasangan kudo-kudo atau rangka atap pada bangunan mushalla sekolah. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Alit Anugerah Maria selaku perwakilan Cabdin Wilayah II Sumatera Barat, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, hingga anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Unsur elemen masyarakat turut memeriahkan acara, mulai dari niniak mamak, cadiak pandai, alim ulama, pemuka agama, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar lingkungan sekolah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap pembangunan mushalla yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Ratna Wilis, M.Pd.
Seluruh rangkaian prosesi adat dan syukuran berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh rasa kebersamaan. Partisipasi aktif dari berbagai pihak itu menghasilkan dukungan moral maupun material yang memuaskan bagi kelanjutan pembangunan mushalla SMA Negeri 2 VII Koto Sungai Sariak.
Kegiatan Batagak Kudo-kudo ini bukan sekadar seremoni adat, melainkan juga momentum penggalangan dukungan untuk menyelesaikan pembangunan mushalla. Warga dan para undangan yang hadir turut memberikan kontribusi nyata, baik berupa dukungan moril maupun materiil, guna memastikan pembangunan tempat ibadah tersebut dapat segera rampung.
Antusiasme masyarakat sekitar lingkungan sekolah menjadi modal penting dalam percepatan pembangunan mushalla. Dengan semangat gotong royong yang kuat, pembangunan mushalla SMAN 2 VII Koto Sungai Sariak diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi para siswa serta warga dalam menjalankan ibadah. (Novica Andriani)