PADANG — Rombongan Kemenag dijadwalkan menggelar serangkaian agenda selama berada di Sumatera Barat, mulai dari Halaqah Ulama, dialog dengan mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), hingga Tabligh Akbar. Kehadiran Kamaruddin Amin disambut langsung oleh Gubernur Mahyeldi bersama Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Mustafa serta jajaran pejabat Pemprov Sumbar di ruang VVIP BIM sekitar pukul 16.15 WIB.
Kamaruddin tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 162. Ia menyampaikan permohonan maaf karena Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak bisa hadir secara langsung di tengah masyarakat Sumbar.
Kunjungan kerja ini tidak hanya berfokus pada seremonial penyambutan. Pemerintah provinsi dan Kemenag telah menyusun sejumlah kegiatan yang menyentuh langsung unsur masyarakat, akademisi, dan ulama.
Mahyeldi menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara kemajuan ekonomi dan penguatan karakter masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan yang selama ini menjadi landasan hidup masyarakat Minangkabau perlu terus dirawat melalui kolaborasi lintas elemen.
“Keterlibatan ulama, mahasiswa, dan masyarakat dalam rangkaian kegiatan ini menjadi sarana untuk bertukar gagasan sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya.
Gubernur menilai forum halaqah dan dialog mahasiswa memiliki peran strategis. Kedua forum ini diharapkan mampu mempertemukan pandangan ulama dan akademisi secara langsung, sehingga kebijakan pembangunan yang diambil pemerintah pusat dan daerah bisa tepat sasaran.
Sementara itu, pelaksanaan Subuh Mubarak dan Tabligh Akbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Kegiatan keagamaan ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong semangat warga dalam meningkatkan kehidupan beragama.
Di luar urusan agama dan pendidikan, kunjungan ini juga membawa misi lingkungan. Agenda penanaman pohon di lingkungan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi pengingat bahwa kelestarian alam adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi dampak perubahan iklim.
Dalam penyambutan tersebut, Gubernur Mahyeldi turut didampingi Asisten I Setda Provinsi Sumbar Ahmad Sakti, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Biro Umum Andree Harmadi Algamar.