PADANG — Universitas Negeri Padang (UNP) resmi menjadi tuan rumah perhelatan akbar tahunan Asia Tenggara, 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026. Acara yang dibuka Selasa malam ini mempertemukan sivitas akademika dari tiga negara dalam satu wadah kolaborasi pendidikan dan kebudayaan.
Ketua Pelaksana sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNP, Prof. Refnaldi, melaporkan bahwa total peserta yang hadir mencapai 541 orang. Mereka datang dari Prince of Songkla University, Thaksin University, Universiti Teknologi MARA, Universiti Malaysia Perlis, Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universiti Utara Malaysia, Rajamangala University of Technology Srivijaya, Universitas Negeri Medan, Universiti Sains Malaysia, serta tuan rumah UNP.
Panitia menyiapkan tiga agenda utama dalam karnaval ini. Untuk kompetisi olahraga, ada enam cabang yang dipertandingkan: tenis meja, tenis, sepak bola, petanque, catur, dan bulu tangkis.
Selain adu kemampuan fisik, setiap perguruan tinggi juga wajib menampilkan pertunjukan budaya. Sesi ini menjadi ruang pertukaran tradisi dan pengenalan kekayaan budaya masing-masing negara peserta.
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D, menegaskan bahwa IMT-GT Varsity Carnival bukanlah kompetisi biasa. Menurutnya, kegiatan ini adalah simbol persahabatan dan solidaritas antarperguruan tinggi di kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).
"Kegiatan tersebut mencakup kompetisi olahraga, pertunjukan budaya, hingga seminar akademik dengan mengangkat tema transformasi pendidikan dalam menghadapi dunia VUCA, yakni volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity," ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Krismadinata berharap ajang ini mampu membangun karakter kepemimpinan, kreativitas, dan perspektif global mahasiswa. Ia juga menekankan peran mahasiswa sebagai penghubung hubungan antarmasyarakat di tiga negara.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada olahraga dan seni. Ada pula seminar akademik yang mengangkat tema transformasi pendidikan di tengah tantangan dunia yang penuh ketidakpastian—volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity.
Presiden IMT-GT Varsity Council, Prof. Dr. Ahmad Martadha Mohamed, mengapresiasi kesediaan UNP menjadi tuan rumah. Ia menilai ajang ini menjadi kesempatan strategis untuk menyatukan kekuatan akademik dan membuka peluang kolaborasi bagi mahasiswa serta dosen.
"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunitas mahasiswa dan mobilitas regional serta membentuk generasi pemimpin masa depan yang memiliki jaringan dan pengalaman lintas negara," kata akademisi dari Universiti Utara Malaysia (UUM) tersebut.
Penyelenggaraan karnaval ini juga dirancang selaras dengan agenda global. Ajang ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, 3, dan 17, yang berfokus pada pendidikan berkualitas, gaya hidup sehat, serta kemitraan antarperguruan tinggi di kawasan.