UPZ BAZNAS Semen Padang Serahkan Kaki Palsu ke Warga Pauh, Rahma Hatta Kini Bisa Kembali Berjualan Ayam

Penulis: Topan Lubis  •  Rabu, 02 September 2026 | 12:25:32 WIB
UPZ BAZNAS Semen Padang menyerahkan kaki palsu kepada Rahma Hatta di Kantor UPZ BAZNAS Semen Padang, Senin (31/8/2026).

Padang — Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang menyerahkan bantuan kaki palsu kepada Rahma Hatta, warga Kampung Dalam, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (31/8/2026). Bantuan ini memungkinkan ibu rumah tangga tersebut kembali berjalan mandiri setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan tongkat akibat kecelakaan pada 2017.

PADANG — Keterbatasan fisik bukan lagi penghalang bagi Rahma Hatta untuk mencari nafkah. Ibu rumah tangga asal Kecamatan Pauh ini kini bisa mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam untuk menopang ekonomi keluarga setelah menerima kaki palsu dari UPZ BAZNAS Semen Padang.

Rahma kehilangan kaki kiri akibat kecelakaan pada 2017. Sejak itu, seluruh aktivitas hariannya bergantung pada tongkat. Kondisi itu semakin berat karena suaminya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan tidak menentu.

Kondisi Ekonomi Keluarga Jadi Kendala Utama

Kebutuhan akan alat bantu yang layak sudah lama dirasakan Rahma, tetapi biaya menjadi tembok penghalang. Penghasilan suami yang tidak tetap membuat keluarga ini sulit mewujudkan keinginan tersebut secara mandiri.

Informasi tentang program bantuan UPZ BAZNAS Semen Padang akhirnya diketahui Rahma dari media sosial. Ia kemudian mendatangi kantor UPZ BAZNAS Semen Padang untuk mengajukan permohonan.

Tim UPZ tidak langsung menyetujui. Mereka terlebih dahulu melakukan kunjungan ke kediaman Rahma untuk proses asesmen. Setelah melalui tahapan tersebut, bantuan akhirnya direalisasikan.

Bantuan Kaki Palsu Bukan Sekadar Alat Bantu

Bagi Rahma, kaki palsu yang diterimanya membuka kembali ruang gerak yang sempat hilang. Aktivitas yang sebelumnya harus dilakukan dengan susah payah kini bisa dijalani lebih leluasa.

"Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa berjalan kembali dengan baik. Saya juga sudah bisa mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam," kata Rahma saat menerima bantuan di Kantor UPZ BAZNAS Semen Padang.

Rahma menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada UPZ BAZNAS Semen Padang. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan perubahan besar dalam kehidupannya sehari-hari.

Penanganan Melalui Workshop Ade Orthopros

Pengerjaan kaki palsu Rahma ditangani Ade Orthopros, workshop yang berlokasi di Kompleks Polamas Blok B No. 3, Andalas, Kota Padang. Tempat ini khusus menangani pembuatan alat bantu untuk pasien ortopedi dan rehabilitasi medis.

Ahli Ortotis Prostetis Orthopros, Ade Saputra, mengungkapkan bahwa Rahma bukanlah pasien baru. Ia telah menjadi pasien workshop tersebut sejak 2017 dengan menggunakan tongkat biasa.

Dalam penanganan terbaru, dilakukan penggantian komponen socket kaki palsu untuk menyesuaikan dengan kondisi fisik Rahma saat ini. Tujuannya agar alat bantu memberikan kenyamanan maksimal saat digunakan beraktivitas.

"Sekarang kondisinya sangat baik. Ibu Rahma sudah bisa berjalan, beraktivitas, mengendarai sepeda motor, bahkan sudah kembali berjualan ayam," ujar Ade.

Komitmen UPZ BAZNAS Semen Padang untuk Zakat Tepat Sasaran

Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, menjelaskan bahwa penyaluran kaki palsu ini merupakan bagian dari program kesehatan dan biaya kemanusiaan. Dana zakat yang dihimpun diupayakan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, bantuan alat bantu seperti kaki palsu memiliki dampak yang lebih luas ketimbang sekadar aspek kesehatan dan mobilitas. Bantuan ini juga mampu meningkatkan kepercayaan diri penerima untuk kembali produktif secara ekonomi.

Bagi Rahma, kaki palsu ini bukan sekadar alat bantu berjalan. Ia adalah bagian penting dari prosesnya untuk membangun kemandirian dan menjalani hidup dengan lebih optimistis.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top