Pencarian

Yadi Sembako Cs Bentuk The Boys Job, Boyband Komedi dengan Slogan Nada dan Tawa

Rabu, 02 September 2026 • 11:37:01 WIB
Yadi Sembako Cs Bentuk The Boys Job, Boyband Komedi dengan Slogan Nada dan Tawa
Yadi Sembako, Caesar, Kudil, Boski, Katan, dan Mono Cocok membentuk The Boys Job, grup musik boyband komedi dengan slogan "nada dan tawa".

SUMATERA BARAT — Yadi Sembako, Caesar, Kudil, Boski, Katan, dan Mono Cocok kini punya proyek baru di industri hiburan Tanah Air. Mereka membentuk The Boys Job, sebuah grup musik berkonsep boyband komedi yang mengusung slogan "nada dan tawa".

Kabar ini disampaikan langsung di Studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2026). Keenam penggawanya datang dari latar belakang berbeda—penyanyi, pemain musik, pencipta lagu, sampai komedian.

Asal-usul Nama The Boys Job

Nama grup ini ternyata muncul belakangan, setelah mereka rutin menerima tawaran pekerjaan bersama. Yadi Sembako menuturkan, ide membentuk The Boys Job berawal dari obrolan santai saat satu panggung.

"Berawal dari kumpul-kumpul kita saja satu panggung, sering dapat kerjaan bareng. Akhirnya ada cetus-cetus buat bikin sesuatu karya," kata Yadi di lokasi syuting Brownis, Selasa pekan lalu.

Boski menambahkan, pekerjaan menjadi benang merah yang mempertemukan mereka. "Karena memang yang mengumpulkan kita semua ini adalah job. DP dulu! DP dulu!" ujarnya sambil bercanda.

Konsep Boyband yang Beda

Yadi menjelaskan, The Boys Job sengaja mengusung format boyband dengan balutan komedi. Menurutnya, nama grup ini sudah menggambarkan konsep tersebut.

"Kita kan boyband. Boyband yang berkomedi, dari namanya saja itu kelihatan, Boys Job. Laki-laki yang mencari pekerjaan. Nganggur!" jelas Yadi di tengah tawa.

Sementara itu, Katan menyebut slogan "nada dan tawa" menjadi gambaran identitas musik mereka. Perpaduan dua elemen ini diharapkan membedakan The Boys Job dari grup musik komedi lain yang sudah ada.

Harapan Cuan dan Proyek ke Depan

Terbentuknya The Boys Job bukan sekadar ajang eksistensi. Yadi berharap grup ini bisa menjadi sumber rezeki tambahan bagi para personelnya.

"Dengan harapan ini bisa jadi salah satu jalan dan alternatif kita nyari rezekilah. Selain ada yang berasal dari penyanyi, pemain musik, pencipta lagu, penggali kubur, dan komedian-komedian gitu kan," tuturnya.

Soal kekompakan, para personel mengaku tak kesulitan berkumpul. "Nggak susah kok, tinggal nyomot doang kita," ujar Mono. Caesar menimpali, mereka justru makin mudah dipertemukan ketika ada makanan. "Kalau ada makanan kita ngumpul," katanya—langsung disambut celetukan Yadi, "Maaf ya bukan kita, lo saja!"

Chemistry dan Pengalaman Baru

Intensitas pertemuan diharapkan membangun chemistry antaranggota. "Makin lama mudah-mudahan menjadi chemistry karena kita selalu ketemu, ketemu, ketemu. Nanti kalau beliau nggak ada baru kita ngerasa kehilangan," ujar Yadi merujuk pada Caesar.

Kudil pun menimpali dengan candaan, "Kalau lo lagi nggak ada, kalau dia lagi nggak ada nih di Sukabumi, kita rasanya merdeka!"

Bagi Kudil, format boyband menjadi pengalaman baru setelah sebelumnya sempat tergabung dalam grup musik Teamlo. "Ngeband kan sudah, butuh pengalaman lagi. Memang rezekinya mungkin di sini kita nikmati," pungkasnya.

Langkah Yadi Sembako Cs masuk ke industri musik menambah daftar kolaborasi lintas profesi di panggung hiburan Indonesia. Dengan modal nama yang sudah dikenal penonton televisi, The Boys Job punya peluang untuk mengisi ceruk boyband komedi yang masih jarang digarap serius.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: hot.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks