SUMATERA BARAT — Borneo FC Samarinda akan menjadi salah satu dari dua wakil Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 bersama Persib Bandung. Hasil undian menempatkan Borneo FC di Grup A, bergabung dengan Buriram United (Thailand), Ratchaburi FC (Thailand), Kuching City FC (Malaysia), Tampines Rovers FC (Singapura), serta juara piala domestik Vietnam dan pemenang babak playoff pertama.
Ini adalah partisipasi kedua Borneo FC di turnamen antarklub Asia Tenggara tersebut setelah debut pada musim 2023/2024. Manajer tim, Dandri Dauri, mengatakan pengalaman sebelumnya menjadi modal berharga untuk tampil lebih kompetitif.
Jadwal Padat Ancam Kebugaran Pemain
Musim depan, Borneo FC diproyeksikan mengikuti empat agenda kompetisi sekaligus. Dandri mewaspadai potensi penumpukan jadwal saat BRI Super League dimulai pada September mendatang bersamaan dengan fase krusial Shopee Cup yang biasanya berlangsung pertengahan 2026 hingga pertengahan 2027.
"Klub sangat membutuhkan jadwal resmi BRI Super League dan Shopee Cup diumumkan sesegera mungkin. Kepastian jadwal menjadi patokan utama bagi jajaran pelatih dalam mempersiapkan program latihan tim," ujar Dandri.
Pengalaman Pahit Musim Lalu Jadi Pelajaran
Dandri mengingatkan pengalaman musim lalu saat Borneo FC terpaksa mengubah hari pertandingan karena bentrokan jadwal. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang demi menjaga sportivitas kompetisi.
"Sinkronisasi antar kompetisi sangat diperlukan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan," tegas manajer yang kembali dipercaya menangani tim untuk musim 2025/2026 ini.
Kolaborasi PSSI dan PT LIB Diminta Segera
Dandri mendorong PSSI dan PT LIB berkolaborasi intensif menyusun jadwal yang integral. Tanpa kepastian jadwal, persiapan tim dikhawatirkan tidak efektif karena menyangkut kebugaran pemain dan strategi rotasi.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan tidak ingin ada spekulasi liar yang justru mengganggu persiapan tim. Borneo FC ingin memastikan keikutsertaan kedua di Shopee Cup tidak sekadar numpang lewat, melainkan bisa bersaing di level Asia Tenggara.