Pencarian

17 Startup Jadi Unicorn Baru Sepanjang 2026, Dominasi AI dan Teknologi Medis

Senin, 06 Juli 2026 • 13:44:31 WIB
17 Startup Jadi Unicorn Baru Sepanjang 2026, Dominasi AI dan Teknologi Medis
startup berhasil meraih status unicorn sepanjang tahun 2026 dengan dominasi sektor AI dan teknologi medis.

SUMATERA BARAT — Laporan terbaru dari TechCrunch mengungkapkan setidaknya 17 perusahaan rintisan berhasil menyandang status unicorn sepanjang 2026. Angka ini berasal dari data Crunchbase dan PitchBook, dengan sebagian besar pendanaan masih dipicu oleh demam investasi di sektor kecerdasan buatan.

Unicorn AI Mendominasi dengan Valuasi Raksasa

Dua perusahaan AI menempati posisi tertinggi dalam daftar. Recursive, laboratorium riset AI yang baru berdiri pada 2025, menjadi unicorn dengan valuasi USD 4,65 miliar setelah mengantongi pendanaan Seri A senilai USD 650 miliar. Pendanaan itu dipimpin oleh GV dan Greycroft dengan partisipasi Nvidia.

MainFunc, pengembang ruang kerja AI bernama Genspark, menyusul dengan valuasi USD 2,6 miliar. Startup yang didirikan pada 2023 ini mengumpulkan total pendanaan USD 645 juta, termasuk Seri B senilai USD 485 juta yang dipimpin oleh Lg Technology Ventures dan SBI Investment.

EXA, yang membangun mesin web khusus untuk agen AI, mencatat valuasi USD 1,95 miliar setelah pendanaan Seri C senilai USD 250 juta dari Andreessen Horowitz. Nvidia dan YC tercatat sebagai investor lain di perusahaan ini.

Startup Kesehatan dan Medis Justru Paling Mahal

Meskipun AI mendominasi jumlah, sektor kesehatan dan perangkat medis justru mencatat valuasi individu yang lebih tinggi. Recursive yang disebutkan di atas memimpin, namun MiRus—perusahaan alat medis kardiovaskular dan ortopedi—berada di posisi kedua dengan valuasi USD 4,41 miliar. MiRus mengumpulkan dana late-stage senilai USD 1,5 miliar dari Boston Scientific.

Vi Labs, platform AI untuk organisasi layanan kesehatan, dihargai USD 1,64 miliar setelah pendanaan USD 145 juta dari RevelStroke Capital Partners dan The Pritzker Organization. Forus, yang mengotomatiskan proses verifikasi manfaat pasien, menutup Seri B senilai USD 160 juta dengan valuasi USD 1,01 miliar dan investor termasuk Accel serta Bain Capital Ventures.

Dari Luar Angkasa hingga Suku Cadang Industri

Dua startup ambisius mengincar luar angkasa sebagai lokasi infrastruktur komputasi. Cowboy Space, yang berencana membangun jaringan listrik di orbit untuk mendukung operasi AI di Bumi, mencapai valuasi USD 2 miliar setelah pendanaan Seri B senilai USD 305 juta dari Index Ventures. Starcloud, pengembang pusat data luar angkasa, dihargai USD 1,1 miliar setelah mengumpulkan USD 170 juta dari EQT dan Benchmark Opportunity Partners.

Di sektor lain, SendCutSend—startup pemotong suku cadang industri khusus—menjadi unicorn dengan valuasi USD 1 miliar setelah pendanaan Seri A senilai USD 110 juta dari Paradigm dan Sequoia. Sementara itu, Advanced Manufacturing Company of America, pengembang komponen pertahanan dan kedirgantaraan, mencatat valuasi USD 1,1 miliar dengan pendanaan Seri B senilai USD 300 juta.

Keamanan Siber dan Manajemen Inventaris Ikut Bersinar

Socket, startup keamanan siber yang melindungi dari serangan rantai pasok berbahaya, menjadi unicorn dengan valuasi USD 1 miliar setelah mengumpulkan USD 60 juta dalam Seri C yang dipimpin Thrive Capital. Radar, platform manajemen inventaris yang didirikan pada 2013, juga mencapai valuasi USD 1 miliar setelah pendanaan Seri B senilai USD 170 juta dari Nimble Partners dan Gideon Strategic Partners.

Farther, platform manajemen kekayaan yang didirikan pada 2019, ditutup dengan valuasi USD 1,25 miliar setelah Seri D senilai USD 150 juta dari General Atlantic. Positron, pembuat perangkat keras AI khusus untuk inferensi, menjadi unicorn dengan valuasi USD 1,06 miliar setelah pendanaan Seri B senilai USD 234 juta.

Daftar ini akan terus diperbarui sepanjang tahun seiring dengan semakin banyaknya startup yang mencapai status unicorn di tengah gelombang investasi AI global.

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks