Pencarian

Kemenekraf Siapkan Workshop Fashion di Padang Panjang, Desainer Lokal Bakal Dapat Pendampingan Pemasaran Digital

Kamis, 06 Agustus 2026 • 18:53:01 WIB
Kemenekraf Siapkan Workshop Fashion di Padang Panjang, Desainer Lokal Bakal Dapat Pendampingan Pemasaran Digital
Tim Kemenekraf melakukan survei lapangan di Padang Panjang untuk menyusun materi workshop fashion bagi desainer lokal.

PADANG PANJANG — Rencana ini ditanggapi serius oleh pemerintah kota. Ketua Dekranasda Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, yang didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Busmar Chandra serta Kepala Bidang Pariwisata Dessy Via Cardena, menyebut penunjukan ini sebagai peluang besar bagi desainer lokal untuk menembus pasar yang lebih luas.

“Selama ini para desainer kita memiliki kreativitas yang baik, namun masih membutuhkan ruang belajar, pendampingan, dan penguatan kapasitas. Karena itu kami sangat mengapresiasi program dari Kemenekraf ini,” kata Maria dalam pertemuan di Hotel Rang Kayo Basa.

Bukan Sekadar Belajar Mendesain

Maria menekankan bahwa industri fashion modern tidak lagi berhenti pada urusan menjahit atau menggambar sketsa. Menurutnya, para pelaku usaha di kota berjuluk Serambi Mekah ini perlu dibekali kemampuan membangun karakter produk hingga strategi pemasaran.

“Industri fashion saat ini tidak hanya berbicara tentang busana, tetapi juga tentang kreativitas, inovasi, dan kemampuan membangun karakter sebuah produk,” ujarnya.

Ia berharap workshop nantinya tidak hanya membahas aspek desain, tetapi juga peningkatan kualitas produk, penguatan merek, strategi pemasaran digital, hingga kemampuan membaca kebutuhan pasar. Harapan ini disampaikan langsung oleh perempuan yang juga menjabat Ketua Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) Sumatera Barat itu.

Survei Lapangan untuk Menyusun Materi yang Tepat

Di sisi lain, tim Kemenekraf tidak serta-merta menyusun modul pelatihan dari Jakarta. Maudy, pimpinan tim survei, mengungkapkan bahwa kunjungannya dilakukan untuk melihat kesiapan pemerintah daerah, keberadaan komunitas kreatif, serta potensi pelaku usaha fashion dan sarana prasarana pendukung.

“Hasil survei nantinya akan menjadi bahan evaluasi Kemenekraf dalam menyusun konsep workshop agar sesuai dengan kebutuhan pelaku industri kreatif di daerah,” kata Maudy.

Pendekatan ini diambil agar program yang dijalankan tidak sekadar menjadi seremonial pelatihan, tetapi memberikan dampak nyata terhadap pengembangan sektor fashion lokal. Dengan begitu, materi yang diberikan nantinya diharapkan tepat sasaran dan menjawab persoalan yang dihadapi perajin di lapangan.

Potensi Besar di Balik Kekayaan Budaya Minangkabau

Padang Panjang dinilai memiliki modal besar untuk mengembangkan subsektor fashion. Selain dikenal sebagai kota pendidikan, daerah ini memiliki kekayaan budaya Minangkabau dan kerajinan lokal yang bisa diolah menjadi produk bernilai jual tinggi.

Kreativitas generasi muda yang tumbuh di lingkungan budaya yang kuat menjadi modal lain yang tak kalah penting. Program workshop ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas kreatif, akademisi, dan pelaku usaha untuk memperkuat identitas produk serta mendorong pemanfaatan potensi budaya sebagai sumber nilai tambah ekonomi.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, subsektor fashion diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing produk kreatif Padang Panjang di pasar regional maupun nasional.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks