PAYAKUMBUH — Sebanyak 286 atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) akan membawa nama Kota Payakumbuh berlaga di Porprov Sumbar 2026. Mereka adalah atlet-atlet yang dinyatakan lolos seleksi dari sekitar 480 pendaftar yang sebelumnya mengikuti proses penjaringan.
Ketua Koni Kota Payakumbuh Chairul Mufti menyebut, angka tersebut merupakan hasil kompromi antara potensi atlet dan kapasitas fiskal daerah. "Kita bersama seluruh cabor siap mengharumkan nama Kota Payakumbuh dalam Porprov nanti," ujarnya usai pelantikan pengurus periode 2026-2030 di Aula Josrizal Zain Balai Kota Payakumbuh, Kamis (06/08).
Keterbatasan Dana Membatasi Jumlah Atlet
Keputusan mengirim 286 atlet tidak lepas dari pertimbangan anggaran. Dari ratusan pendaftar yang mengikuti seleksi awal, tidak semuanya bisa diberangkatkan karena keterbatasan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pembinaan olahraga di kota itu. Meski antusiasme atlet muda tinggi, ruang gerak Koni tetap terikat pada kemampuan keuangan pemda.
Sinergi Koni dan Pemkot Jadi Kunci Pembinaan
Ketua Koni Sumatera Barat Hamdanus menegaskan bahwa hubungan harmonis antara Koni dan pemerintah daerah merupakan faktor krusial dalam memajukan olahraga. Ia mengapresiasi kondisi di Payakumbuh yang dinilai sudah berjalan baik.
"Kita bersyukur di Payakumbuh hubungan itu sudah terjalin dengan baik. Sebab ada daerah yang tidak selaras dengan pemerintah daerah," kata Hamdanus di hadapan pengurus yang baru dilantik.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menambahkan, dukungan penuh dari Pemkot harus dijawab dengan prestasi. Ia meminta pengurus baru tidak asal memilih atlet dan menjalankan seleksi dengan ketat.
Waspadai Perpindahan Atlet Antar Daerah
Zulmaeta juga mengingatkan jajaran Koni untuk memaksimalkan penjaringan atlet binaan lokal. Ia menegaskan potensi atlet muda jangan sampai berpindah dan justru membela daerah lain.
"Jangan sampai atlet kita yang berpotensi ada bertanding untuk daerah lain dan jangan juga ada atlet yang masuk ke kita tanpa memenuhi syarat ataupun ketentuan yang ada," ungkapnya.
Pelantikan pengurus Koni Kota Payakumbuh periode 2026-2030 ini diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Nomor 95 Tahun 2026, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, dan penyerahan bendera pataka kepada Chairul Mufti. Porprov Sumbar 2026 menjadi ujian perdana bagi kepengurusan yang baru dilantik.