TANAH DATAR — Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 17.55 WIB. Dua pengendara dilaporkan mengalami luka ringan dalam insiden tersebut.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, menyebutkan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Mio BA 6532 LV yang dikendarai Gunardi (67), warga Mandiangin Koto Selatan, Bukittinggi, dan sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Muhammadul Akbar (24), warga Gunung Bungsu, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.
Modus Kecelakaan: Aksi Mendahului dari Arah Padang
Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden ini berawal saat sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Muhammadul Akbar melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai Gunardi datang dari arah berlawanan.
Gunardi disebut mengambil jalur sebelah kanan karena hendak mendahului kendaraan lain di depannya. Manuver tersebut akhirnya memicu tabrakan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan.
Dua Korban Luka Ringan, Kerugian Capai Rp 500 Ribu
Akibat benturan tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini.
"Dua luka ringan dalam kejadian ini, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka berat," kata AKP Pifzen Finot, Selasa (11/8/2026).
Selain korban luka, kedua sepeda motor yang terlibat juga mengalami kerusakan. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp500.000.
Imbauan Keselamatan bagi Pengendara
Menyikapi kejadian ini, kepolisian mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara. Pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas serta memperhatikan kondisi jalan dan kendaraan lain, terutama saat hendak mendahului.
Kecelakaan di ruas jalan Padang-Bukittinggi ini menjadi pengingat akan pentingnya kesabaran dan kewaspadaan, khususnya di tikungan atau area dengan jarak pandang terbatas. Aksi mendahului yang dipaksakan kerap menjadi penyebab utama kecelakaan di jalur lintas antar kota.