Pencarian

Aset Perusahaan Penjaminan di Sumatera Barat Naik Jadi Rp472,65 Miliar, Pembiayaan Fintech Tembus Rp1,49 Triliun

Senin, 24 Agustus 2026 • 12:31:31 WIB
Aset Perusahaan Penjaminan di Sumatera Barat Naik Jadi Rp472,65 Miliar, Pembiayaan Fintech Tembus Rp1,49 Triliun
Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat Roni Nazra menyampaikan total aset perusahaan penjaminan di daerah itu mencapai Rp472,65 miliar hingga Juni 2026.

PADANG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat mencatat total aset perusahaan penjaminan yang berkantor pusat di daerah itu mencapai Rp472,65 miliar hingga Juni 2026. Angka ini tumbuh 1,44 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat Roni Nazra mengatakan, perkembangan tersebut menunjukkan sektor industri keuangan non-bank (IKNB) di Sumatera Barat masih berada dalam kondisi yang relatif terjaga.

Penopang Pembiayaan UMKM dan Masyarakat

Perusahaan penjaminan merupakan bagian dari IKNB yang berperan mendukung akses pembiayaan masyarakat maupun pelaku usaha. Lembaga ini memberikan penjaminan terhadap pembiayaan yang disalurkan lembaga keuangan.

“Pertumbuhan perusahaan penjaminan yang berkantor pusat di Sumatera Barat pada posisi Juni 2026 cukup baik, dengan total aset sebesar Rp472,65 miliar atau tumbuh 1,44 persen secara yoy,” ujar Roni, Senin (24/8/2026).

Pembiayaan Perusahaan Pembiayaan Tembus Rp6,03 Triliun

Selain perusahaan penjaminan, OJK mencatat perkembangan positif pada sejumlah sektor IKNB lain di Sumatera Barat. Pada sektor perusahaan pembiayaan, total pembiayaan yang disalurkan hingga Mei 2026 mencapai Rp6,03 triliun.

Angka tersebut tumbuh 8,92 persen secara tahunan. Risiko pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) tercatat 2,65 persen.

Fintech Lending Tumbuh 8,72 Persen

Industri fintech lending juga menunjukkan kinerja menjanjikan. Outstanding pinjaman hingga April 2026 mencapai Rp1,49 triliun atau tumbuh 8,72 persen secara tahunan.

Risiko kredit pada sektor ini masih terjaga dengan rasio 2,53 persen.

Dana Pensiun dan Modal Ventura Ikut Menguat

Sektor dana pensiun mencatat total aset Rp2,80 triliun hingga Juni 2026, tumbuh 5,94 persen secara tahunan. Adapun perusahaan modal ventura mencatat total penyertaan modal Rp55,98 miliar pada periode yang sama.

Lembaga keuangan mikro juga mencatat total aset Rp7,06 miliar atau tumbuh 8,71 persen. Sektor ini menyalurkan pembiayaan Rp2,80 miliar dengan pertumbuhan 11,62 persen secara tahunan.

OJK Sumbar Fokus Kawal Sektor Jasa Keuangan

Roni menambahkan, perkembangan sektor jasa keuangan secara keseluruhan masih positif dan turut menopang aktivitas perekonomian Sumatera Barat. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang tercatat 4,54 persen pada triwulan II 2026.

OJK Sumbar akan terus melakukan pengawasan dan mendorong penguatan sektor jasa keuangan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: langgam.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks