Pencarian

Pemkot Solok Perluas Layanan Perpustakaan ke Lapas Kelas II B, Warga Binaan Dapat Akses Bacaan Edukatif

Senin, 14 September 2026 • 11:00:32 WIB
Pemkot Solok Perluas Layanan Perpustakaan ke Lapas Kelas II B, Warga Binaan Dapat Akses Bacaan Edukatif
Warga binaan membaca buku di layanan perpustakaan Lapas Kelas II B Solok.

Pemerintah Kota Solok memperluas akses layanan perpustakaan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Solok guna memperkuat literasi warga binaan. Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok Risna Dewi Juwita menyatakan akses bahan bacaan edukatif penting sebagai bagian dari proses pembinaan. Selain perpustakaan, Lapas Kelas II B Solok menggandeng Dinas Pendidikan, SKB, dan BLK Kabupaten Solok untuk bekal keterampilan warga binaan.

SOLOK — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok memperluas layanan perpustakaan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Solok. Langkah ini menyasar warga binaan sebagai kelompok yang selama ini jarang tersentuh layanan literasi publik.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok Risna Dewi Juwita mengatakan akses terhadap bahan bacaan yang edukatif dan informatif penting diberikan kepada warga binaan. Menurut dia, bacaan berkualitas menjadi bagian dari proses pembinaan, bukan sekadar pengisi waktu.

Mengapa Warga Binaan Jadi Sasaran Layanan Literasi

Risna menilai derasnya arus informasi di era digital membuat semua kelompok masyarakat membutuhkan sumber informasi yang berkualitas. Warga binaan di lingkungan pemasyarakatan termasuk yang tidak boleh dilewatkan.

"Melalui penyelenggaraan layanan perpustakaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Solok, diharapkan dapat meningkatkan minat baca, wawasan, serta keterampilan baru, khususnya bagi warga binaan," kata Risna di Solok, Minggu.

Bahan bacaan yang tersedia diharapkan membantu warga binaan menambah pengetahuan dan membangun karakter. Potensi serta keterampilan mereka pun bisa dikembangkan selama menjalani masa pembinaan.

Sinergi Lintas Instansi untuk Pembinaan Warga Binaan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok mendorong kolaborasi lintas instansi agar layanan perpustakaan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kerja sama dengan Lapas Kelas II B Solok menjadi salah satu bentuknya.

Risna mengapresiasi Lapas Kelas II B Solok yang telah membangun sinergi dalam memperluas layanan literasi tersebut. Menurut dia, pembangunan literasi tidak bisa dikerjakan satu pihak saja.

"Pembangunan literasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar masyarakat memiliki akses terhadap pengetahuan dan informasi yang dapat dimanfaatkan secara positif," ujarnya.

Selain dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Lapas Kelas II B Solok menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Solok, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Solok, dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Solok.

Bekal Keterampilan Sebelum Kembali ke Masyarakat

Kolaborasi itu diharapkan memberi bekal beragam kepada warga binaan, mulai dari pengetahuan hingga keterampilan. Kesiapan mereka saat kembali ke tengah masyarakat jadi taruhan utamanya.

Pemkot Solok menilai perluasan layanan perpustakaan ke lingkungan lapas merupakan bagian dari upaya menjadikan literasi sebagai sarana pembelajaran yang dapat diakses seluruh masyarakat. Langkah ini sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks