Pencarian

Dua Nelayan Pesisir Selatan Terombang-ambing 2 Hari Usai Mesin Kapal Rusak, KN SAR Yudhistira 227 Dikerahkan

Rabu, 16 September 2026 • 22:47:31 WIB
Dua Nelayan Pesisir Selatan Terombang-ambing 2 Hari Usai Mesin Kapal Rusak, KN SAR Yudhistira 227 Dikerahkan
KN SAR Yudhistira 227 bergerak menuju lokasi dua nelayan yang mengalami kerusakan mesin kapal di perairan Pesisir Selatan.

PESISIR SELATAN — Kerusakan mesin membuat kapal dua nelayan tak bisa bergerak sejak Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Posisi kapal berada di perairan Pesisir Selatan pada koordinat 1°31'55,27" LS dan 100°23'19,26" BT. Hingga Rabu (16/9/2026) pukul 21.18 WIB, kapal masih belum bisa dioperasikan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, menyatakan pihaknya langsung mengerahkan KN SAR Yudhistira 227 begitu menerima laporan.

"KN SAR Yudhistira 227 bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 21.36 WIB dengan membawa 17 orang personel," ujar Malik, Rabu (16/9/2026) malam.

Siapa Dua Nelayan yang Terjebak di Laut

Dua orang di atas kapal adalah Ijef (46) dan Mancung (60). Keduanya warga Kabupaten Pesisir Selatan. Tidak ada keterangan tambahan soal kondisi keduanya saat operasi masih berlangsung.

Lokasi kejadian berjarak cukup jauh dari posisi kapal SAR. Jarak garis lurus dari KN SAR Yudhistira 227 ke titik kejadian diperkirakan 29,8 mil laut atau nautical mile (NM).

Jarak tempuh kapal diperkirakan mencapai 34 NM. Estimasi waktu perjalanan sekitar tiga jam menuju lokasi.

Peralatan yang Dibawa Tim SAR

Tim membawa sejumlah peralatan dalam operasi tersebut. Peralatan itu meliputi perlengkapan air, medis, komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Penerangan menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan operasi SAR. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan.

"Kami masih bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan terhadap dua korban yang mengalami kerusakan mesin kapal tersebut," tutur Malik.

Kendala Penerangan dan Cuaca di Lokasi

Operasi berlangsung malam hari dengan jarak tempuh yang tidak pendek. Faktor penerangan disebut menjadi penghambat utama pergerakan tim di laut.

Cuaca berawan di lokasi turut menjadi catatan tim SAR. Kondisi ini memengaruhi visibilitas selama proses pencarian dan pertolongan.

KN SAR Yudhistira 227 masih dalam perjalanan menuju titik koordinat tempat kapal dua nelayan tersebut berada.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: langgam.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks