Pencarian

Gubernur Sumbar Mahyeldi Dorong IMLA Aktif Lagi, Tawarkan Istana Bung Hatta untuk Kelas Bahasa Arab

Minggu, 20 September 2026 • 14:01:01 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Dorong IMLA Aktif Lagi, Tawarkan Istana Bung Hatta untuk Kelas Bahasa Arab

BUKITTINGGI — Kepengurusan baru IMLA Sumatera Barat akan menjalankan amanah hingga 2030. Gubernur menilai pengajaran bahasa Arab bakal lebih tertata dengan hadirnya kembali organisasi pengajar tersebut.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya ucapkan selamat kepada Ketua dan IMLA Provinsi Sumatera Barat. Mudah-mudahan dengan telah dikukuhkannya kepengurusan IMLA Sumatera Barat, pengajaran bahasa Arab akan lebih terurus lagi," ujar Mahyeldi.

Bahasa Arab sebagai Pintu Ilmu dan Peradaban

Bagi Mahyeldi, bahasa Arab bukan sekadar alat memahami Al-Qur'an dan literatur keislaman. Bahasa itu juga menjadi jalan masuk mengenal perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban dunia.

Sumatera Barat punya rekam jejak panjang dalam pembelajaran bahasa Arab. Mahyeldi mengenang pengalamannya sendiri saat duduk di bangku SMA di Bukittinggi pada era 1980-an, ketika pembelajaran bahasa Arab tumbuh lewat masjid dan lembaga pendidikan.

"Bahasa Arab ini memang perlu kita kembangkan, kita tingkatkan, karena merupakan bagian dalam rangka untuk memahami Al-Qur'an dan sebagainya," katanya.

Adat Basandi Syarak dan Kaderisasi Generasi Muda

Penguatan bahasa Arab dinilai berkaitan erat dengan karakter masyarakat Minangkabau yang berpegang pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Karena itu, pengembangannya diharapkan tidak berhenti pada aspek kebahasaan saja.

Mahyeldi mendorong perguruan tinggi Islam dan madrasah lebih aktif. Tiga UIN di Sumatera Barat — UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar — disebut sebagai modal penting memperluas pembelajaran bahasa Arab.

"Peradaban yang maju itu memang dengan banyak bahasa. Kita harapkan dengan mampu bahasa Arab, akan bisa menyelami segala sesuatu yang berkaitan dengan bahasa Arab dan peradaban," tuturnya.

Program Hamka Muda dan Kolaborasi dengan IMLA

Pemprov Sumbar menyiapkan program Hamka Muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang keislaman. Program itu memberi kesempatan generasi potensial melanjutkan pendidikan hingga jenjang S1, S2, dan S3.

Setelah lulus, mereka diharapkan kembali dan berkontribusi bagi pembangunan Sumatera Barat. Mahyeldi menyebut bidang ini sebagai tulang punggung daerah.

"InsyaAllah kita sangat konsen dengan ini. Karena inilah backbone-nya Sumatera Barat. Memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," katanya.

Istana Bung Hatta Ditawarkan Jadi Ruang Belajar

Mahyeldi membuka peluang kolaborasi antara IMLA dan Pemprov Sumbar untuk menyusun program pengembangan bahasa Arab bagi generasi muda. Fasilitas milik Pemprov Sumbar di Bukittinggi, termasuk Istana Bung Hatta, ditawarkan sebagai lokasi kegiatan.

Tempat itu diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus memotivasi generasi muda agar tertarik mempelajari bahasa Arab.

"Silakan mulai di Bukittinggi ini. Nanti untuk tempat, untuk biaya makan-minumnya di tempat, saya menanggung," ujarnya.

Mahyeldi berharap kembalinya kepengurusan IMLA Sumatera Barat menjadi momentum menghidupkan kembali pembelajaran bahasa Arab secara lebih luas. Penguatan itu, menurutnya, butuh keterlibatan bersama antara pengajar, ulama, perguruan tinggi, madrasah, dan pemerintah.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: khazminang.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks