Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Juli–September 2026 kepada 52.016 penerima manfaat, dengan penyaluran terakhir digelar di Kecamatan Kinali. Setiap penerima menerima 10 kilogram beras per bulan dari Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog. Penyaluran telah mencakup sembilan kecamatan, dan Pemkab berkomitmen menjaga ketahanan pangan serta daya beli warga.
SIMPANG EMPAT — Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Bupati Pasaman Barat Ahmad Hanif menyatakan bantuan pangan beras ini menyasar warga di sembilan kecamatan. Penyaluran terakhir berlangsung di Kecamatan Kinali. Ia menyebut bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
"Bantuan ini untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat," kata Ahmad Hanif di Simpang Empat.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran distribusi, terutama Perum Bulog beserta jajaran. Menurutnya, penyaluran harus dilakukan secara tertib, tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Daftar Kecamatan Penerima Bantuan Beras
Penyaluran bantuan pangan beras telah terlaksana di delapan kecamatan sebelum Kinali, yakni Talamau, Luhak Nan Duo, Sasak Ranah Pasisie, Ranah Batahan, Lembah Melintang, Gunung Tuleh, Sungai Aur, dan Kinali.
Setiap penerima manfaat memperoleh 10 kilogram beras per bulan. Bantuan berasal dari Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
DPR Dorong Kuantitas Bantuan Naik Jadi 15 Kilogram
Anggota Komisi IV DPR Nelvi Zuairina mengapresiasi penyaluran bantuan pangan beras tersebut. Ia berharap kuantitas bantuan yang saat ini 10 kilogram per penerima dapat ditingkatkan pada masa mendatang.
"Bahkan mudah-mudahan tahun depan bisa menjadi 15 kilogram," katanya.
Nelvi menyatakan pihaknya akan terus memperjuangkan perluasan cakupan penerima bantuan sekaligus peningkatan jumlah bantuan dari tahun ke tahun. Ia juga mengajak masyarakat memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pola konsumsi yang sehat dan beragam dengan memanfaatkan sumber pangan lokal, seperti jagung, ubi, dan komoditas pangan lainnya.
Lahan untuk Gudang Bulog Disiapkan Pemkab
Pada kesempatan tersebut, Nelvi mengapresiasi langkah Pemkab Pasaman Barat menyediakan dan menghibahkan lahan untuk rencana pembangunan gudang Bulog di daerah itu. Keberadaan gudang tersebut diharapkan mendukung kelancaran program pangan sekaligus memperkuat ketersediaan dan ketahanan pangan di daerah.
Pemkab Pasaman Barat berkomitmen memperkuat ketahanan pangan, menjaga ketersediaan bahan pangan, serta meningkatkan pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat.