KOTOBARU — Pembukaan Porprov XVI Sumbar 2026 cabang karate berlangsung di Sport Hall GOR Tuanku Tabiang, Batu Tupang, Koto Baru. Bupati Solok Jon Firman Pandu bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Ketua FORKI Sumbar Khairuddin Simanjuntak memimpin seremoni pembukaan.
Kabupaten Solok menurunkan 33 atlet dari total 357 peserta yang datang dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat. Pertandingan digelar untuk memperebutkan 29 nomor di cabang karate.
Siapa Saja yang Hadir di Pembukaan?
Sejumlah pejabat daerah turut menyaksikan pembukaan kejuaraan. Tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, dan Ketua FORKI Kabupaten Solok Hafni Hafiz.
Unsur KONI Sumbar, Forkopimda, kepala OPD, perwakilan Dispora Sumbar, Bank Nagari, wasit PB FORKI, atlet, pelatih, dan ofisial juga memenuhi lokasi pertandingan.
Khairuddin Simanjuntak Apresiasi Dukungan Pemkab Solok
Ketua FORKI Sumbar Khairuddin Simanjuntak menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan. Ia berharap Porprov menjadi ajang lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
Khairuddin juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kejujuran, dan persaudaraan selama pertandingan berlangsung.
KONI Sumbar: Porprov Ukur Keberhasilan Pembinaan Atlet
Wakil Ketua KONI Sumbar Alvira menilai Porprov punya peran strategis dalam mengukur keberhasilan pembinaan olahraga sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing atlet daerah. Menurutnya, sinergi pemerintah daerah, KONI, FORKI, panitia, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci kemajuan karate di Sumatera Barat.
Bupati Solok: Porprov Bukan Sekadar Berebut Medali
Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa keberhasilan olahraga tidak hanya ditentukan kemampuan teknik dan kekuatan fisik. Kedisiplinan, kerja keras, serta mental yang tangguh sama pentingnya bagi para atlet.
Menurutnya, Porprov bukan semata-mata ajang mengejar medali. Kompetisi ini menjadi sarana membangun karakter generasi muda, menanamkan semangat juang, dan mempererat persaudaraan antardaerah.
"Melalui Porprov XVI ini, diharapkan lahir atlet-atlet karate berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional dan menjadi kebanggaan daerah," demikian harapan Pemerintah Kabupaten Solok.
Dengan kepercayaan sebagai tuan rumah, Kabupaten Solok diharapkan tidak hanya sukses menyelenggarakan pertandingan. Kemajuan pembinaan karate dan prestasi yang membanggakan Sumatera Barat menjadi ukuran keberhasilannya.