IKM Jadi Motor Penggerak Pembangunan Sumatera Barat

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 12 April 2026 | 13:45:06 WIB
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menghadiri pengukuhan DPP IKM periode 2025-2030 di Gedung Nusantara IV.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menilai keberadaan Ikatan Keluarga Minang (IKM) sebagai kekuatan strategis yang dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Hal ini disampaikan dalam acara pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM periode 2025-2030 di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Sabtu (11/4/2026).

Menurut Mahyeldi, semangat persatuan dan silaturahmi perantau Minang yang luar biasa dapat menjadi energi besar bagi kemajuan Sumatera Barat dan Indonesia. Ia berharap kepengurusan IKM yang baru dapat menjadi jembatan yang memperkuat konektivitas antara ranah dan rantau secara berkelanjutan.

Pengukuhan DPP IKM periode 2025-2030 dilakukan oleh Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, yang menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat peran perantau dalam pembangunan nasional dan daerah. Acara ini menjadi momentum silaturahmi bagi sesama perantau Minang untuk mempererat persaudaraan.

Mahyeldi menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen perantau, termasuk IKM, dalam mendukung berbagai program pembangunan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan. Ia berharap hubungan antara kampung halaman dan perantau tidak hanya sebatas emosional, tetapi juga produktif dan berdampak.

Acara pengukuhan DPP IKM juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad; Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli; Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor; serta Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung.

Kegiatan ini menjadi penegas bahwa perantau Minangkabau memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional, sekaligus memperkuat identitas dan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Minang. Dengan demikian, IKM diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan Sumatera Barat yang efektif dan berkelanjutan.

Reporter: Redaksi
Back to top