PADANG — Banjir merendam Jalan Padang Indarung dan sejumlah permukiman warga di Kota Padang, Rabu (13/5/2026) sore. Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebut debit air sungai di sekitar lokasi meluap setelah hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 15.00 WIB.
Dua kecamatan terdampak paling signifikan, yakni Lubuk Kilangan dan Lubuk Begalung. Di beberapa titik, genangan air mencapai 40 sentimeter dengan arus yang cukup kuat.
“Di beberapa titik, terutama Lubuk Kilangan dan Lubuk Begalung, terjadi genangan akibat hujan yang sangat lebat. Air cukup tinggi dan arusnya juga kuat,” ujar Hendri saat dikonfirmasi, Rabu malam.
BPBD Kota Padang masih terus memantau sejumlah lokasi yang berpotensi terdampak banjir. Kenaikan debit air juga terpantau di beberapa aliran sungai di wilayah tersebut.
Hingga Rabu malam, BPBD memastikan belum ada laporan warga yang terjebak atau menjadi korban akibat banjir ini. Meski kondisi air mulai menunjukkan tanda-tanda surut, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
“Kami masih melakukan pemantauan di titik-titik rawan. Warga diminta tidak lengah meski air sudah mulai surut,” kata Hendri.
Banjir di kawasan Padang Indarung dan sekitarnya menjadi peringatan bagi warga yang bermukim di dekat aliran sungai. BPBD mengingatkan agar warga selalu siap siaga saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama.