PADANG — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri peresmian sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah, Kamis (14/5/2026). Peresmian dilakukan Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati.
Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati menjelaskan, program itu mencakup pembangunan sumur bor sedalam 50 meter dan satu unit tempat wudhu. Total nilai program mencapai Rp 120 juta dan diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 1.000 warga di sekitar masjid.
Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang telah menghadirkan fasilitas tersebut. Ia menilai keberadaan sumur bor dan tempat wudhu akan meningkatkan kenyamanan ibadah sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan masjid.
“Kehadiran sumur bor dan tempat wudhu ini tentu dapat meningkatkan kenyamanan jemaah dalam beribadah sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan masjid,” ujar Maigus Nasir.
Wakil Wali Kota Padang yang juga ulama itu menegaskan bahwa sarana ibadah yang memadai akan mendukung aktivitas keagamaan dan mempererat kebersamaan warga. “Karena itu, kami berterima kasih kepada Human Initiative yang telah membantu pembangunan sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Koto Tangah ini,” imbuhnya.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai program tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan fasilitas ibadah yang layak dan memadai. Ia berharap fasilitas itu dimanfaatkan dengan baik agar memberi kenyamanan bagi jemaah.
“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberi kenyamanan bagi jemaah dalam beribadah. Semoga program ini menjadi contoh semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak dalam membantu kebutuhan masyarakat,” kata Yassierli.
Maigus Nasir juga berharap fasilitas itu dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh warga sekitar. Menurutnya, sarana ibadah yang memadai akan mendukung aktivitas keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan warga di Koto Tangah.