PADANG — BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Barat, Jumat (15/5/2026) sore. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 17.30 WIB.
Peringatan ini berlaku untuk delapan daerah, yaitu Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Dharmasraya, Solok Selatan, Pasaman Barat, serta Kota Padang.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, cuaca ekstrem berpotensi melanda Kecamatan Lengayang, IV Jurai, Bayang, Koto XI Tarusan, dan Sutera. Sementara itu, di Padang Pariaman, daerah yang perlu diwaspadai meliputi Batang Anai, V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, Sungai Limau, IV Koto Aur Malintang, V Koto Timur, 2×11 Kayu Tanam, hingga Patamuan.
BMKG mencatat potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Kabupaten Agam, seperti Lubuk Basung, Tanjung Raya, Ampek Nagari, dan Malalak. Sedangkan di Pasaman, cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di Kecamatan Bonjol dan Mapat Tunggul.
Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, serta Koto Parik Gadang Diateh di Solok Selatan. Untuk Pasaman Barat, daerah yang perlu diwaspadai meliputi Pasaman, Kinali, Gunung Tuleh, Sungai Aur, dan Luhak Nan Duo.
Di Kota Padang, BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Bungus Teluk Kabung dan Koto Tangah. Cuaca ekstrem juga berpotensi meluas ke sejumlah daerah lain, termasuk Ranah Pesisir, Batang Kapas, Junjung Sirih, X Koto, Lubuk Alung, Tanjung Mutiara, Lubuk Sikaping, Sangir, hingga sejumlah kawasan di Kota Padang Panjang dan Kota Pariaman.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang, dan genangan akibat intensitas hujan yang tinggi. Peringatan dini ini berlaku hingga pukul 17.30 WIB.