PADANG — Kecelakaan yang melibatkan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, saat rombongan kembali dari perjalanan dinas. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satlantas Polres Solok, mobil dinas wagub keluar dari marka jalan saat kendaraan patroli pengawal (patwal) berbelok.
"Mobil dinas wagub tetap lurus, lalu menabrak tumpukan pasir dan sebuah truk yang sedang terparkir," ujar Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rudi, Senin (18/5/2026).
Iptu Rudi menjelaskan, rombongan wagub saat itu dikawal oleh petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumbar. Dalam rangkaian tersebut, total ada empat kendaraan yang melintas, termasuk mobil dinas wagub.
Menariknya, pihak kepolisian setempat tidak menerima laporan langsung pascakecelakaan. "Kami baru mengetahui kejadian ini setelah ada unggahan di media sosial Wagub Sumbar," kata Kasat Lantas.
Setelah kecelakaan, Vasco Ruseimy tidak langsung dilarikan ke rumah sakit. Ia dan rombongan terlebih dahulu menjalani perawatan darurat di rumah warga yang dibantu oleh seorang bidan. Langkah itu diambil mengingat lokasi kecelakaan berada di perbatasan antara Solok Selatan dan Kabupaten Solok, yang relatif jauh dari fasilitas kesehatan besar.
Setelah kondisinya stabil, wagub melanjutkan perjalanan ke Kota Padang dengan menggunakan kendaraan lain yang ada dalam rombongan. "Informasi yang kami terima, Wagub sempat dirawat di RSUP M. Djamil Padang. Mungkin kini sudah rawat jalan di rumah," ujar Iptu Rudi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga atau staf wagub mengenai kondisi terkini Vasco Ruseimy. Polres Solok masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.