Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, mengonfirmasi bahwa pihaknya maupun polsek terdekat tidak menerima laporan langsung dari rombongan Wagub Sumbar saat kejadian berlangsung. Informasi baru diperoleh setelah rekaman kecelakaan itu viral di berbagai platform.
“Beliau tidak melaporkan insiden tersebut ke jajaran Polres Solok. Video kecelakaan itu hanya diunggah di media sosial. Laporan tidak ada ke Satlantas,” ujar Rido saat dikonfirmasi, Senin.
Kendaraan dinas yang dikemudikan anggota rombongan mengalami kecelakaan tunggal. Berdasarkan pengecekan awal di lokasi, pengemudi diduga gagal mengantisipasi tikungan tajam di kawasan gelap pada malam hari.
“Kecelakaan tunggal, ada tikungan dia pelurus,” kata Rido menjelaskan kronologi di lapangan.
Meski mobil dinas Wagub Sumbar dilaporkan mengalami kerusakan, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang dan pengemudi dinyatakan selamat, meski beberapa di antaranya mengalami luka-luka.
“Korban tidak ada yang meninggal dunia. Cuma luka-luka,” tutur Rido.
Meski tidak ada laporan resmi, Satlantas Polres Solok tetap bergerak melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (18/5/2026). Tim langsung menuju lokasi untuk memastikan kronologi lengkap dan mengecek kondisi jalur lalu lintas di kawasan Nagari Surian.
“Kewajiban kami mendatangi TKP dan melakukan olah TKP di situ untuk mengecek lokasi. Saat ini tim sedang menuju lokasi karena berita kecelakaan baru viral semalam,” pungkas Rido.
Peristiwa ini menjadi sorotan lantaran ketiadaan laporan resmi dari pejabat publik yang terlibat kecelakaan, meski tidak ada korban jiwa. Polres Solok masih menunggu hasil olah TKP untuk menentukan langkah selanjutnya.