LUBUK SIKAPING — Warga Nagari Tanjung Baringin kini tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Kota Bukittinggi hanya untuk mengurus administrasi BPJS Kesehatan. Jumat pekan lalu, mobil layanan BPJS Keliling milik BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi hadir langsung di tengah permukiman mereka, di Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Haris Prayudi, mengatakan inisiatif jemput bola ini lahir dari kesadaran bahwa tidak semua peserta JKN memiliki akses mudah ke kantor. "Kami hadir langsung ke tengah masyarakat melalui BPJS Keliling agar layanan administrasi JKN dapat lebih mudah dijangkau," ujar Haris dalam keterangan yang diterima Antara.
Di lokasi, petugas membuka sejumlah pos pelayanan. Warga bisa mengurus perubahan data peserta, mengganti fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), mengecek status kepesertaan, hingga berkonsultasi langsung soal program JKN. Petugas juga sigap membantu warga yang masih bingung dengan prosedur administrasi.
Yang menarik, layanan ini tidak berhenti pada urusan fisik. Para petugas juga membawa misi digitalisasi. Mereka mengedukasi warga cara memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA, dan Care Center 165. "Penguatan layanan digital perlu diimbangi dengan edukasi berkelanjutan," tambah Haris.
Kehadiran BPJS Keliling disambut antusias. Yuliardi (47), seorang peserta yang ditemui di lokasi, mengaku sangat terbantu. Menurutnya, warga kini bisa mendapatkan informasi dan menyelesaikan urusan administrasi tanpa harus bolak-balik ke kantor BPJS Kesehatan. "Petugas juga menjelaskan dengan baik sehingga kami jadi lebih memahami layanan JKN," katanya.
Hal senada diungkapkan Denni (47). Ia datang khusus untuk berkonsultasi soal perubahan data kepesertaan. Selama ini, ia mengaku belum paham bahwa sebagian besar layanan administrasi JKN bisa diakses secara digital. "Tadi saya juga dijelaskan tentang Mobile JKN dan layanan PANDAWA untuk update nama saya. Sekarang saya tahu kalau banyak layanan bisa dilakukan lewat handphone," ujarnya.
Haris menekankan, program BPJS Keliling bukan hanya soal urusan birokrasi. Ia menyebut layanan ini juga menjadi ruang komunikasi antara BPJS Kesehatan dengan masyarakat. "Kami mengharapkan setiap kebutuhan informasi ataupun pengaduan dapat disampaikan juga saat kami melakukan pelayanan ini," katanya.
Dengan adanya layanan jemput bola dan pendampingan digital, BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi berharap tidak ada lagi warga di pelosok Pasaman yang terkendala akses layanan JKN. Setidaknya, untuk urusan administrasi, jarak bukan lagi penghalang.