SUMATERA BARAT — Produsen mobil listrik asal Tiongkok, XPENG, resmi memperkenalkan G6 dan X9 di Indonesia. Lewat peluncuran ini, mereka ingin menggeser paradigma konsumen yang masih ragu terhadap keandalan kendaraan listrik. Bukan cuma soal jarak tempuh, tapi juga teknologi pengisian daya dan sistem keselamatan yang jadi perhatian utama.
Salah satu fitur paling menonjol dari XPENG G6 dan X9 adalah arsitektur baterai 800V. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 20 menit menggunakan fast charger yang kompatibel.
Bagi pengguna Indonesia yang terbiasa dengan waktu isi ulang motor bensin, ini terobosan besar. Tak perlu lagi menunggu berjam-jam di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
XPENG G6 tersedia dalam dua konfigurasi: Rear-Wheel Drive (RWD) dan Dual Motor All-Wheel Drive (AWD). Varian RWD menawarkan efisiensi lebih tinggi untuk penggunaan harian di perkotaan, sementara AWD memberikan traksi ekstra di jalan licin atau menanjak.
Untuk X9, SUV tujuh kursi ini hadir dengan penggerak AWD sebagai standar. Sistem ini membantu distribusi tenaga ke empat roda, cocok untuk mobilitas keluarga yang kerap membawa muatan penuh.
Klaim jarak tempuh XPENG G6 mencapai 700 kilometer dalam siklus NEDC. Tapi angka itu biasanya turun drastis di kondisi macet Jakarta atau rute menanjak Puncak.
Pengalaman pengguna di Tiongkok menunjukkan konsumsi energi riil sekitar 16–18 kWh per 100 km. Dengan baterai 87,5 kWh, Anda masih bisa dapat 450–500 km di dunia nyata. Cukup untuk perjalanan Jakarta-Bandung tanpa isi ulang.
XPENG membekali G6 dan X9 dengan sistem bantuan pengemudi XPILOT. Fitur ini mencakup adaptive cruise control, lane keeping assist, dan automatic parking yang bisa diaktifkan dari luar mobil lewat remote.
Di jalan tol, sistem ini mampu menjaga jarak aman dan mengikuti lajur secara otomatis. Tapi perlu diingat, fitur ini masih Level 2+, bukan otonom penuh. Pengemudi tetap wajib waspada.
XPENG memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km, mana yang lebih dulu tercapai. Ini standar industri yang cukup meyakinkan untuk calon pembeli yang khawatir dengan degradasi baterai.
Garansi ini mencakup penurunan kapasitas di bawah 70 persen dari kondisi awal. Artinya, jika baterai Anda drop parah dalam masa garansi, penggantian gratis.
XPENG G6 dibanderol mulai dari Rp 700 jutaan untuk varian RWD, sementara X9 dijual di kisaran Rp 1,2 miliar. Angka ini menempatkan G6 sebagai pesaing langsung Tesla Model Y yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia.
Dengan fitur 800V, jarak tempuh panjang, dan garansi baterai komprehensif, XPENG mencoba menawarkan value lebih ketimbang sekadar merek. Tapi soal layanan purna jual dan jaringan SPKLU, masih perlu dibuktikan di lapangan.