PADANG — Pemerintah Kota Padang memulai rangkaian Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan menggelar apel siaga di Lapangan Upacara Balai Kota, Aie Pacah. Kegiatan yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Fadly Amran, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kota Padang.
Dalam arahannya, Fadly menyampaikan bahwa data yang akurat bukan sekadar pelengkap administrasi, melainkan penentu arah kebijakan. Ia meyakini bahwa tanpa data yang dapat dipertanggungjawabkan, program pembangunan berisiko meleset dari sasaran.
“Saya selalu meyakini bahwa 50 persen keberhasilan ditentukan oleh perencanaan, dan 50 persen lainnya oleh aksi. Dalam perencanaan, komponen terbesar adalah data,” ujar Fadly di hadapan para petugas sensus.
Menurut Fadly, hasil SE 2026 akan menjadi pijakan bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi strategis. Mulai dari stimulus ekonomi, perizinan usaha, pengembangan UMKM, hingga program pemberdayaan masyarakat, semuanya membutuhkan data lapangan yang riil.
Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti menjelaskan bahwa sensus berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Petugas akan menyambangi berbagai jenis usaha, mulai dari usaha rumahan hingga bisnis berbasis digital.
Informasi yang dikumpulkan meliputi jenis usaha, produksi atau output, omzet, jumlah tenaga kerja, serta karakteristik usaha lainnya. Dessi mengingatkan masyarakat untuk menerima kedatangan petugas dan memberikan data secara jujur.
“Kami memiliki slogan TIR, yaitu Terima petugas, Isi atau jawab pertanyaan dengan benar dan jujur, serta Rahasia. Kami menghimbau masyarakat untuk menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur,” kata Dessi.
Fadly juga mengingatkan para petugas sensus untuk memahami metode pendataan dengan baik dan bekerja secara teliti. Ia menyebut petugas sebagai garda terdepan yang menentukan kualitas hasil sensus.
“Kami mengapresiasi seluruh petugas sensus yang telah bersedia mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya demi mensukseskan pelaksanaan SE 2026. Kami berharap SE ini menghasilkan data yang berkualitas sehingga mampu mendukung pembangunan ekonomi Kota Padang,” pungkasnya.